Ariya Hidayat wrote:
> > Selain online access, kalau mengikuti conference yang disponsori IEEE,
> > kita akan mendapatkan discount. Demikian juga jika membeli publikasi2
> > dari IEEE (buku, jurnal, dll). Akan tetapi, kalau kampus sudah
> > berlangganan jurnalnya yang bisa diakses melalui IEEExplore dan setiap
> > conference selalu disponsori kampus, menurut saya tidak ada manfaat
> > yang signifikan.
>
> Ini saya setuju, umumnya akses yang diberikan universitas sudah lebih
> dari cukup. Lalu untuk konferensi, selalu ada tarif "early bird" untuk
> yang lekas mendaftar, harganya sudah murah tanpa perlu anggota IEEE.

Betul,akses yang dilakukan sudah lebih dari cukup.

Ada hal lain,begitu mahasiswa tersebut menjadi professional dan bekerja
di linkup perusahaan hitek Engineering departemen,boleh dibilang hanya
ada sedikit waktu untuk mendalami apa yang ada di luar (perushaan)
karena ternyata materi yang berada didalam persh hitek (terutama
vendor) R&D sangat luas dan komplit,yang sering kali kontenya
sebenarnya lebih canggih (dan sudah atau akan jadi bagian dari produk)
dari yang disubmit di IEEE :-)

> BTW, banyak kok orang Indonesia yang menulis untuk publikasi keluaran
> IEEE, tergantung dari
> jurnalnya (atau letters-nya). Contohnya, kalau untuk grup riset saya,
> mainannya hanya Photonics Letters, Journal of Lightwave Technology
> atau Electronics Letters. Jelas kalau dicari misalnya di , IEEE
> Transactions on Fuzzy Systems nggak akan ada.

Yang (lebih) penting lagi menurut saya adalah bagaimana kita terlibat
sedemikian rupa sehingga ilmu tersebut diaplikaskan dalam duniya nyata
di dunia bisnis,sehingga menghasilkan duit supaya dapur ngebul :-)


Carlos

Kirim email ke