Horee.... gayeng ki. Tambah rame.... sekaligus hiburan 
ngurangi stress.
Pak bu, saya setuju, disinilah tempat kita menyampaikan uneg-
uneg. Nggak ada batasan, namanya juga menyampaikan uneg-uneg. 
Kalau dibatasi bahaya, bisa jadi jerawaten. 
Untuk urusan pemerintahan, yang sekarang ada dan berkembang 
bukan "Who wants to be PRESIDENT" tapi "Who wants to be 
PESINDEN". Tau kan Pak bu, yang namanya PESINDEN tugasnya 
hanya nyanyi. Sama lah politisi kita,  yg sekarang ada bukang 
utk bekerja tapi hanya utk "Menyanyi". Silahkan Bapak 
interpretasikan sendiri makna "menyanyi". Bedanya cuma satu 
PESINDEN asli menyanyi dgn kepolosan utk menghibur, sementara 
Politisi?....untuk apa?... gak tau lah. 




---- Original message ----
>Date: Mon, 16 Feb 2004 14:20:24 +0700
>From: "imas lia" <[EMAIL PROTECTED]>  
>Subject: Re: [UNDIP] Menurut saya itu sebuah cermin!  
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>
>   Link: File-List
>   hehehe..iya setuju pak...... yaa... kalopun tetep
>   berminat jadi presiden bener2 butuh perjuangan yang
>   super duper keras sekali..... semoga kita semua
>   dapat belajar dan melihat dari kejadian di masa yang
>   lalu... shg kita sbg rakyat yang berkuasa untuk
>   memilih, tdk salah pilih lagi....amin
>    
>   Wassalam
>    
>   Ps: sudah yaa.. jangan gontok2an wong kita semua
>   pinginnya kan hidup damai, tentram.... mosok dimulai
>   dari lingkungan sekecil ini sudah
>   gagal......:)).......
>    
>    
>
>     ----- Original Message -----
>     From: Triyono
>     To: [EMAIL PROTECTED]
>     Sent: Monday, February 16, 2004 9:12 AM
>     Subject: RE: [UNDIP] Menurut saya itu sebuah
>     cermin!
>
>     Saya hanya membayangkan : Bagaimana jadinya kalo
>     koruptor jadi presiden?
>
>     Makin jauh aja deh dari negeri impian yang bebas
>     korupsi ..
>
>      
>
>     -----Original Message-----
>     From: imas lia [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>     Sent: Monday, February 16, 2004  8:24 AM
>     To: UNDIP
>     Subject: [UNDIP] Menurut saya itu sebuah cermin!
>
>      
>
>     Lha kalo AT yang cuma diduga korupsi 40M aja bisa
>     lewat bukankah itu berarti yang lebih gede juga
>     bisa lewat?
>
>     Lha kalo yang korupsi 40M itu dimaafkan trus semua
>     orang bisa korupsi seenaknya dong ..... "wong kita
>     bangsa pemaaf....... :(..."
>
>      
>
>     Mungkin saya bukan tipe pemaaf.... tapi saya
>     melihatnya itu bahwa orang yang makan duit rakyat,
>     yang untuk kepentingan rakyat sendiri, untuk
>     kemajuan bangsa kita, bisa lolos dari hukum yang
>     notabene untk melindungi rakyat sendiri trus
>     kepriye kuwi maksude ada hukum di negara ini.....
>     mana kekuatan hukum dan aparatnya.........
>
>      
>
>     Mungkin 40M itu kecil nilainya dibanding yang
>     tidak terdeteksi, tapi tetep aja itu mrpk cerminan
>     akan kekuatan hukum kita terhadap masyarakatnya...
>
>      
>
>     Perlu juga menjadi pemaaf...... tapi ya ga
>     semuanya bisa dimaafkan, mungkin AT or koruptor
>     yang laennya ndak perlu dipenjara tapi bisa kan
>     mereka mengembalikan uang yang mereka korupsi
>     kepada negara atau mereka kerja rodi (pengabdian
>     masyarakat) untuk beberapa lama sebagai
>     konsekuensi dari pelanggaran mereka..............
>
>      
>
>     Mungkin juga kasus AT ini hanya salah satu langkah
>     politik untuk mengalihkan perhatian kita dari
>     sesuatu yang besar or untuk mengangkat nama
>     seseorang or sesuatu or whatever..... that's
>     politik, begitu banyak possibilities............
>
>      
>
>     Salam
>
>      
Anis Chariri
Phone (02)42284287




--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1286
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke