Kalo Calon pejabat .....banyak pak...hehehe

-----Original Message-----
From: Ariawan Djoko R [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, February 24, 2004 1:31 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [UNDIP] Berita menarik dari Semarang......... ( Suara
Merdeka)


Yaa itulah susahnya di Indonesia:
1 Kalau ada Pejabat yang jujur malah ngak betah karena semua pejabat
yang tidak
 jujur memusuhi dan ternyata yang tidak jujur ini jumlahnya lebih
banyak, 
 makanya yang jujur tersingkir.
2. Ada aparat yang jujur juga sama jadi musuh yang tidak jujur.
3. Mau jadi Aparat atau pejabat yang jujur susahnya bukan main karena 
untuk jadi pejabat dan aparat harus keluar uang sogok yang tidak
sedikit, 
makanya yaa harus balik modal dulu.

ya toh! Apa ada Aparat atau pejabat yang membaca?

 On Tue, 24 Feb 2004, mei wrote:

> Kuper masalah beginian mah nggak pa pa mbak....
> tapi menurut tulisan yang saya baca seperti kasusnya dokter aborsi di 
> surabaya, dokter yang berpraktek mengaborsi tanpa ada alasan medis
yang 
> bisa dipertanggungjawabkan emang jadi urusanya IDI ..... dan katanya
bisa 
> dicabut ijin prakteknya... apa betul begitu ya pak Dokter ?
> 
> Tapi mungkin seperti kebanyakan tempat di kota-kota besar,
tempat-tempat 
> ilegal semacam tempat aborsi, pangkalan chiken2, tempat transaksi
narkoba 
> rasanya sering menjadi suatu tempat "Rahasia Umum" artinya bahwa
banyak 
> dari masyarakat tahu tempat2 semacam itu tapi tutup mata dan nggak mau

> tahu. Dan biasanya akan blow up kalo ada yang merasa dirugikan baik
itu 
> lawan bisnis maupun korban....
> 
> Saya punya cerita ttg seorang Ibu Rumah Tangga yang sudah punya 4 anak

> cowok yang punya pengalaman dengan masalah aborsi, karena ke empat
anaknya 
> cowok semua dia pingin menghilangkan janinnya sewaktu hamil anak
kelima. 
> Informasi tempat mana dan dokter mana yang bisa melakukan hal itu
dengan 
> mudahnya dia peroleh. Dan tempat praktek sang dokter juga bukan
ditempat 
> yang tertutup dan terpencil karena dengan mudahnya dia bisa menemukan 
> tempat praktek itu. Tapi begitu sampai di tempat praktek sang dokter,
Si 
> Ibu ini mengurungkan niatnya begitu melihat ekspresi dingin sang
dokter 
> yang tanpa menanyakan reason apapun tapi langsung menyodorkan biaya
aborsi 
> sekian, kalo ibu mau langsung antri nomor sekian......  Si Ibu ini
cerita 
> dia merasa ngeri melihat ekspressi sang dokter yang katanya begitu
ringan 
> bicara masalah penghilangan nyawa ..... Kalo saya cuma berpikirnya 
> sederhana saja.... lha wong Ibu rumah tangga yang lebih banyak
menghabiskan 
> waktu di rumah saja tahu dimana harus melakukan tindakan ilegal itu...

> apalagi para aparat keamanan yang sangat mungkin lebih tahu banyak ttg

> tempat semacam itu..... dan mungkin masih banyak lagi ? jadi
sebetulnya 
> Tahu sama tahu lah yang ada.... yah kalo nggak mau diutak-utik artinya

> sajennya harus lengkap.... kalo enggak ya akibatnya akan sama seperti
yang 
> diungkap di koran..... ternyata bisnis ilegal pun ada CSRnya ya ...
hehehe.....
> 
> 
> Salam,
> Mei
> 
> 
> At 12:59 PM 2/21/2004 +0700, you wrote:
> >Saya yg dr lahir sampe gede di Smg kok gak tau ternyta ada praktek
dokter yg
> >begituan ya
> >Wah berarti aku kuper banget ki...Emange dr Nsrh tuh sapa sih, kok
IDI yang
> >bertindak ya? kalo yg begitu emang melanggar kode etik dan sumpah
dokter
> >enggak sih?
> >
> >----- Original Message -----
> >From: "Riyadi Wahyudjatmiko" <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: <[EMAIL PROTECTED]>
> >Sent: Saturday, February 21, 2004 10:02 AM
> >Subject: Re: [UNDIP] Berita menarik dari Semarang......... ( Suara
Merdeka)
> >
> >
> > > Bu Imas asli Semarang ? atau cuma kuliahnya aja yang di
> > > Semarang ?
> > > yg disebut bapak dokter kita itu cuma sebagian saja dari
> > > kehidupan malam Semarang
> > > yang "RUSOH" belum lagi kalau penginapan 2x dan hotel 2X
> > > nya tiap malam diceck hampir 95% pasangan bukan suami
> > > istri!!!!!!!!!
> > > Dan msh banyak lagi dokter 2X yang berpraktek pengguguran
> > > tsb, selain yang disebutkan bpk dr.Thohar.
> > >
> > > On Fri, 20 Feb 2004 09:53:14 +0700
> > >   "imas lia" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > >Masak tho pak praktek aborsi di semarang sampe
> > > >segitunya....... lha kalo aborsi sendiri itu bukannya
> > > >ilegal?...
> > > >Tapi kok ya kebangetan, wis nglakoni mestine yo gelem
> > > >nanggung akibate.........
> > > >
> > > >Wassalam
> >
> >
> >
>
>-----------------------------------------------------------------------
---
> >Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum:
http://forum.undip.ac.id
> >to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1360
> >DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------
--
> Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum:
http://forum.undip.ac.id
> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1367
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
> 
> 


------------------------------------------------------------------------
--
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum:
http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1368
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id




--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1371
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke