Kang Bagja, biasanya yang gak ngaku itulah yang munafik tulen, hehe..becanda...
Kang Boni betul, tapi perkara munafik ini tidak cuma di Banten loh...Para munafikun itu kayak coca cola, ada dimana-mana dan kapan saja…mungkin kita (termasuk saya) yang lantang berteriak, “awas munafik”!!!, jangan2 sudah terkena juga virusnya…. Masih ingat kan sang ketua bidang kerohanian Golkar yang tertangkap kamera sedang mesum? Atau sang mantan Menteri agama yang duduk di kursi terdakwa kasus korupsi? Atau oknum2 akademisi yang lantang bicara tentang moral dan hidup bersih, ternyata tidak lebih dari tikus2 busuk…Mereka ada tapi seperti tak ada, seperti domba padahal serigala, seperti kyai padahal iblis… Murka dengan kejahatannya, ALLOH merasa perlu menghukum golongan ini dengan siksaan yang seberat-beratnya…."Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya." (At-Taubah:73) atau Surat An-Nisa 145: "Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka." Lah! Trus MTQ gimana? Apa iya gara2 kelakukan para oknumnya MTQ tidak lagi penting???... Nanti segala hal yang sebetulnya baik jadi gak penting gara2 mereka atau...nanti jangan2 haji juga jadi nggak penting gara2 para munafik bedebah itu masih berkeliaran di Depag atau Haji Anu ikut2an jadi Pak Munafik??….Hemat saya, kita harus selamatkan MTQ dengan cara membersihkannya dari praktek dan kebiasaan buruk yang menyertai penyelenggaraannya...tapi gimana??? Wass Fuad ----- Pesan Asli ---- Dari: Lawang bagja <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Selasa, 19 Febuari, 2008 3:41:57 Topik: RE: [WongBanten] Jawara+MTQ = Banten Munafik? Betul kang boni, Kita memang semua munafik.. kecuali aku..hik hik.hik..(munafik yah?) Boni Triyana <boni_triyana@ yahoo.com> wrote: Banten itu munafik! Terlebih gubernurnya! Buat apa mengadakan MTQ kalau cuma untuk narsis dan dilirik sama orang seraya berharap orang2 yang melirik itu berkata: "wah...haibat yah Banten, memang masyarakatnya religius"... Cih... Lebih penting melakukan apa yang diajarkan oleh Al-Qur'an ketimbang cuma membacanya dalam sebuah perhelatan besar dengan dana dari rakyat. Bersihkan saja korupsi di Banten. Berantas habis kriminalitas ekonomi yang dilakukan oleh kelompok jawara. Banten memang munafik! Coba saja kunjungi Masjid Agung Kasultanan Banten, saya tak tahu lagi siapa yang berkuasa di sana. Yang pasti rumah suci itu telah dikapitalisasikan. Setiap pengunjung, walaupun tak diwajibkan, terkesan dipaksa untuk membayar. Lihat saja para petugas dengan atribut agamisnya selalu memukul-mukul kotak sumbangan di kala kita masuk ke kompleks masjid. Ah... BT Share life's special moments with Photo Gallery. Windows Live Photo Gallery Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. ________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
