Thanks infonya berarti XL memang Extra Large

Yusron Heryono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                      
      Ino saja dari millis tetangga
   
  -----Original Message-----
 From: Didi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
 Sent: Friday, February 15, 2008 1:44 PM
 To: [EMAIL PROTECTED]
 Subject: Re: [Manager-Indonesia] tarip Rp. 0.1,-/detik ??
   
          he.. he.. jangan terkecoh or terjebak dengan bhs IKLAN, 
  
    teliti sebelum membeli, ungkapan itu musti dipakai..
  
    ini saya attach lagi artikel ttg  tarip Rp. 0.1,-/detik ??
  
    ribeeetttt... tetep aja mahal !!!
  
     
  
     
  
      ----- Original Message ----- 
  
    From: reagan halim 
  
    To: [EMAIL PROTECTED] 
  
    Cc: annie thio yahoo ; cuciana susi mmr ; liman PAP ; limin halim ; lincorn 
; vilisia lie 
  
    Sent: Friday, 15 February, 2008 11:50 AM
  
    Subject: [Manager-Indonesia] tarip Rp. 0.1,-/detik ??
  
     
  
    
 
 > Sent: Friday,  February 15, 2008 8:36 AM
 > Subject: Fw: tarip Rp. 0.1,-/detik ??
 > 
 > >
 > > sebuah forward messages dari teman...jangan tersinggung ya kalau ada yang
 > > merasa kesinggung......
 > >
 > >
 > > Beberapa teman akhir-akhir ini sering miss call ke HP saya. Setelah saya
 > > sms
 > > atau telepon balik, banyak yang berkata "telepon dong, khan XL termurah
 > > saat
 > > ini, karena hanya 0,1 rupiah saja per-detik ke semua operator"
 > >
 > > Sesaat saya tertegun?dan memang sih di beberapa tempat di Jakarta banyak
 > > bertebaran iklan tersebut, baik dalam bentuk baliho, plakat dan spanduk.
 > >
 > > Malam ini saya mencoba mengetes hal tersebut?
 > >
 > > Pertama-tama, saya mencoba untuk menelepon salah seorang teman yang
 > > kebetul an menggunakan IM3. Setelah menelepon selama 21 menit 29 detik,
 > saya
 > > lihat pulsa saya berkurang 17 ribu rupiah?
 > >
 > > Kalau menggunakan hitungan sesuai promosi, maka seharusnya saya hanya
 > > membayar sebesar 128,9 rupiah (1289 detik x 0,1)
 > >
 > > Karena penasaran, saya kemudian membuka web site xl tersebut di
 > > http://www.xl.co.id
 > >
 > > Pada halaman awal, tidak ada petunjuk apapun, malah slogan yang sama masih
 > > tetap muncul pada bagian kiri bawah. Capture gambar situs tersebut dapat
 > > dilihat disini.
 > >
 > > Nah, setelah mengklik gambar tersebut, akhirnya terlihat jelas
 > > aturan-aturan
 > > yang sebenarnya berlaku untuk tarif promo itu, yang jauh dari "kesan"
 > > murah.
 > >
 > > Saya coba tuliskan disini dan untuk melihat gambar, silakan langsung klik
 > > pada tiap-tiap lokasi. 
 > >
 > > 1. Untuk daerah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah (kecuali Semarang),
 > > Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok
 > > 2. Untuk daerah Semarang
 > > 3. Untuk daerah Sumatera
 > > 4. Untuk daerah Sulawesi
 > > 5. Untuk daerah Kalimantan
 > > 6. Untuk daerah Nusa Tenggara Timur, Ambon dan Papua
 > >
 > > Naahhhhh, dari link di atas terlihat bahwa sebenarnya tarif 0,1 rupiah
 > > per-detik itu baru berlaku setelah berbicara selama 2 menit, dan berlaku
 > > setiap kelipatan 2 menit berikutnya.
 > >
 > > Jadi, misalnya anda berbicara 6 menit, maka dari seharusnya hanya
 > > "berpikir"
 > > membayar Rp. 180 rupiah {(6 x 60) x 0,1)} malah anda akan membayar {(2 x
 > 60
 > > x 25)+(2 x 60 x 0,1)+(2 x 60 x 25)} = 3000+12+3000=6012 rupiah :(
 > > Yang parah, hal ini tidak disebutkan di iklan-iklan tersebut, mal ah di web
 > > sendiri, penjelasannya baru diperoleh setelah 2 kali klik.
 > >
 > > Iklan yang ukurannya besar, justru ada pada halaman berikutnya.
 > >
 > >
 > > *Iklan XL*
 > >
 > > Jadi, kesimpulannya, anda baru bisa menikmati "tarif" 0,1 rupiah per-detik
 > > setelah anda "merogoh" kocek anda Rp. 3.000 untuk 2 menit pertama. Malah,
 > > anda hanya "menikmati" tarif 0,1 rupiah tersebut selama 2 menit dan
 > > selanjutnya kembali ke tarif Rp. 25 per-detik
 > >
 > > Sekarang, silakan menilai sendiri iklan ini?
 > >
 > >
  
    .
  
  
 
 
    
    

      


     
                               

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke