Setuju ! Pokoknya "Bhineka Tunggal Ika" ... :)
2010/10/8 Ear.One <[email protected]> > Peace always be with you frens J > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On > Behalf Of *Rochmad Sigit > *Sent:* Friday, October 08, 2010 5:04 PM > > *To:* [email protected] > *Subject:* RE: ~ aga ~ Fw: Keheranan Tentang Kristenisasi > > > > Setuju nih ama Bro Asean,, > > Siapa atau menyudutkan siapa,, > > yang penting kembali ke kita sendiri,, > > Kita Agaers udah dewasa, dan tau bagaimana bersikap,,, > > Keragaman ini yang membuat kita bersatu di Aga group ini,,, > > > > *Thanks* > > *Warm Regards,* > > * * > > * * > > *Rochmad Sigit* > > > > *[ Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah, * > > *bukan disebabkan oleh besarnya masalah, * > > *tetapi oleh kecilnya tujuan hidup.** ]* > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On > Behalf Of *Asean, Anthonious > *Sent:* Friday, October 08, 2010 4:15 PM > *To:* [email protected] > *Subject:* RE: ~ aga ~ Fw: Keheranan Tentang Kristenisasi > > > > Hahaha… > > Tenang bro…. > > Selain dulu si MUNAroh yg agamais… > > gw yakin sisa Agaers yg lain orgnya ok2… > > gw (Katolik) … gak pernah ngrasa di sudutkan sih… krn gw yakin hub dgn > Tuhan dan keyakinan itu yah dari masing2 individu… tidak diliat dari klakuan > suatu bangsa atau klompok org dgn agama mayoritas trtntu… > > > > Salam Damai aja bro… > > Yang penting Tuhan Beserta Kita…. Sekarang dan selama-lamanya…. > > J > > > > *Inomine patris et vilii et spiritus sancti…* > > *J*** > > > *S**AFETY –** F**IRST, **L**AST, and **A**LWAYS* > > > P Please consider the environment before printing this e-mail. > > The information transmitted is intended only for use by the addressee and > may contain confidential and//or privileged material. Any review, > re-transmission, dissemination or other use of it, or the taking of any > action in reliance upon this information by persons and//or entities other > than the intended recipient is prohibited. If you received this in error, > please inform the sender and//or addressee immediately and delete the > material from all locations. Thank you. > > The Redpath Group > Head Office: 710 McKeown Avenue, North Bay, Ontario, Canada P1B 7M2 > (705) 474-2461 > > * * > > *From:* rudi mp. [mailto:[email protected]] > *Sent:* Friday, October 08, 2010 3:47 PM > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: ~ aga ~ Fw: Keheranan Tentang Kristenisasi > > > > sekedar saran, walaupun TIDAK SUKA=DELETE, tapi saya mohon jangan ada unsur > menyudutkan suatu agama lain, mungkin lain halnya jika di dalam suatu forum, > (maybe FFI silakan). > > > > cmiiw > > > > ----- Original Message ----- > > *From:* [email protected] > > *Sent:* Friday, October 08, 2010 2:22 PM > > *Subject:* ~ aga ~ Fw: Keheranan Tentang Kristenisasi > > > > > > *Alfin arifin * > > > > > > > *السلام عليكم ورحمته الله وبركا تها* > > *semoga bermanfaat > wass...zainal* > > *Keheranan Tentang Kristenisasi* > > > *Assalamuálaikum Wr. Wb.* > Saat ini saya tengah menempuh studi di Belanda. Dan apa yang ustadz katakan > bahwa umat nasrani di Eropa sudah meninggalkan agamanya memang benar. > Saya ke Belanda menjelang natal dan tahun baru 2008. Dan benar bahwa agama > dan natalan hanya simbol belaka. Ketika natal tiba, orang-orang Belanda > bukannya pergi beribadah ke gereja, tapi mereka malah lebih memilih pergi ke > cafe untuk berhura-hura. Gereja kosong sementara cafe penuh tumpah ruah. > Dan pergantian tahun baru adalah saat bagi semua orang untuk bisa berpesta > semalam suntuk. Ironis sekali. Mereka sangat jauh dari nilai-nilai > ke-Nasrani-an mereka (sebut saja seperti itu). > Tapi saya ingin bertanya sekaligus ingin menghilangkan keheranan saya > ustadz, kenapa Kristen dan missionaris Eropa (yang saya tahu sebagian dari > Belanda) lebih memilih menyebarkan agama bahkan kalau bisa memurtadkan > muslim Indonesia dibanding memperbaiki ummatnya yang amburadul? > Soalnya saya kaget selama di sini, natalan dan pergantian tahun baru yang > justru seharusnya merupakan bagian dari ritual keagamaan, mereka justru > menjadikan ajang pesta dan seks bebas secara terang-terangan (saya melihat > melalui siaran televisi). Gak ada nilai keagamaannya sama sekali. > Someone > Jawaban > *Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, * > > Penyebab utama para misionaris tidak menawarkan ajaran agama mereka kepada > bangsa mereka sendiri, karena ajaran itu sudah pernah dicobakan. Dan > hasilnya nihil alias nol besar. > Alih-alih menjadi solusi, ajaran Kristen di Eropa malah meninggalkan jejak > hitam. Penindasan raja dan gereja kepada ilmuwan dan rakyat, masih kuat > melekat di alam bawah sadar masyarakat di sana. > Kelam sekali memang, Anda bisa bayangkan bagaimana gereja diberi kekuasaan > oleh raja untuk menghukum mati para ilmuwan. Bukankah Galileo Galilei, > Copernicus dan banyak ilmuwan lainnya harus dihukum mati, karena dianggap > bertentangan dengan doktrin gereja? > Lagian, apa yang mereka ajarkan tentang agama Kristen, sebenarnya sudah > tidak asli lagi. Yang mereka ajarkan justru pemikiran manusia, filsafat dan > ajaran sekian ribu sekte yang saling berbeda. Dan orang Eropa sudah bosan > dengan semua itu. > Maka kalau di Eropa hari ini masih ada misionaris, penginjil atau pendeta, > mereka pun sudah tidak lagi punya harapan bagaimana ajarannya laku di > negerinya sendiri. > Maka apa yang Anda saksikan tentang sudah ditinggalkannya agama Kristen di > Eropa, adalah hal yang benar. Bahkan sebenarnya bukan sekarang ini saja, > sudah sejak lama mereka acuh tak acuh dengan agama mereka sendiri. Mereka > pernah mengalami masa yang paling menjengkelkan dari kekuatan gereja di > Eropa. > *Di Eropa, KristenTinggal Simbol* > Kalau pun sekarang ini kita masih melihat simbol-simbol agama Kristen di > sana, seperti natalan, kayu salib, Sinterklas dan seterusnya, sebenarnya > hanya merupakan barang kuno yang sudah tidak lagi diperhitungkan orang. > Makanya, malam natal tidak diisi oleh mreka dengan misa atau kebaktian, > tetapi joged semalam suntuk, mabok dan berzina. > *Pemurtadan di Indonesia* > Kalau di Indonesia kita masih menyaksikan aksi-aksi pemurtadan yang > dilakukan oleh para Romo, Pastur, Pendeta dan para penginjil lainnya, > sebenarnya tidak bisa langsung dibilang bahwa hal itu dilakukan oleh Belanda > atau Eropa. > Coba saja perhatikan, yang melakukan kristenisasi di Indonesia sekarang ini > justru orang-orang Indonesia sendiri.Kalau pun ada *bule*-nya, hanya > beberapa saja. Para bule itu di negeri asalnya mungkin malah tidak populer. > Setidak populer ajaran yang dibawanya. > Bayangkan, ajaran yang sudah tidak 'laku' di Eropa, ternyata masih laku > untuk didagangkan di sini. Ini yang agak mengherankan dari karakteristik > bangsa ini > Sampai ada seorang kawan yang bilang, bahwa hal itu hanya latah dari bangsa > kita. Misalnya, bangsa kita initerbiasa mengimpor apa saja dari luar negeri, > termasuk barang bekas, limbah, atau juga sampah. Betapa agama Kristen di > Eropa sudah ditinggalkan, ternyata bangsa kita lagi asyik-asyiknya melakukan > kemurtadan massal. > Entah benar atau tidak anggapan seperti itu. Tapi yang jelas memang di > Eropa agama Kristen sudah sejak lama ditinggalkan. > Dan yang perlu digaris-bawahi, rupanya negara yang mengalami proses > pemurtadan besar-besaran di dunia ini hanya bisa dihitung dengan jari. Dan > yang paling parah kondisinya memang Indonesia > Agaknya, para misionaris itu tahu persis bahwa iman bangsa kita masih > terlalu mudah untuk luntur. Pokoknya, apapun ajaran, asalkan disebarkan > dengan gigih tanpa mengenal lelah, pasti banyak pengikutnya. > Coba Anda bayangkan, jumlah aliran sesat di negeri kita ini mencapai 250 > buah, hanya dalam kurun waktu 1980 s/d 2006 tahun. Kita tidak bisa habis > pikir, sudah ketahuan sesat, kok masih ada saja yang ikut. Pengikutnya > banyak militan pula. > Padahal bukan hanya ulama yang menyebutnya sesat, bahkan tukang ojek yang > lagi mangkal di perempatan jalan sekalipun tahu bahwa kelompok itu memang > menyempal dari aqidah Islam. > Mungkin di antara penyebabnya karena bangsa kita ini sangat dangkal > akidahnya, akibat lemahnya proses pembinaan agama. Kita harus sadari bahwa > pendidikan Agama Islam di sekolah dan bangku kuliah seringkali hanya sekedar > formalitas, tidak pernah digarap dengan serius, semua dikerjakan dengan > setengah hati. > Syarat iman takwa yang selalu disebut-sebut sebagai syarat seorang pejabat, > lebih sering berupa pemakian kostum dan hadir dalam peringatan hari besar > agama. Sementara korupsi, penindasan, sogok, dan praktek permalingan uang > negara tetap jalan terus. > Faktor lainnya yang menyebabkan para misionaris dunia serius ingin > mengkristenkan Indonesia adalah karena negeri ini punya jumlah bahan baku > dalam jumlah yang cukup besar. Bayangkan, ada 200 juta manusia beragama > Islam tinggal di satu negara, dengan iman rapuh, jumlah ulama sedikit, > pemerintah acuh tak acuh, dan sebagian besar hidup didera kemiskinan yang > abadi. > Wah, ini memang lahan paling subur yang selalu dicari-cari para misionaris. > Harga iman di dada setaradengan sekotak mie instan. Murah sekali. > Cukup bikin sekolah Kristen yang banyak, maka akan ada antrian panjang > putera puteri bangsa ini yang ingin duduk belajar di dalamnya. Masak sekolah > Kristen berisi 90% murid yang beragama Islam? Mau diapakan murid-murid itu > kalau bukan mau dimurtadkan? > Lalu ke mana para guru muslim? Ke mana para konglomerat muslim? Mengapa > mereka tidak melindungi anak-anak dari bersekolah yang dibiayai gereja? > Mengapa MUI tidak pernah mengeluarkan fatwa HARAM menyekolahkan anak di > sekolah milik Kristen, atau yang berafiliasi ke agama lain? > Kami dan Anda sepakat untuk heran. > *Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, > * > *Ahmad Sarwat, Lc* > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected]<aga-madjid%[email protected]> > if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected]<aga-madjid%[email protected]> > if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
