Anda betul tentang kurang gencarnya promosi IGOS.

Dalam pertemuan denagn kawan-kawan komunitas OSS, kawan-kawan malah
tidak setuju jika pengembangan OSS ini dilakukan oleh pemerintah.
Pemerintah mustinya berperan sebagai inisiator dan fasilitator saja,
biarkan pasar yang bermain. 

Mari kita lanjutkan diskusi ini...

Jabat erat,
KK



On Wed, 2007-02-07 at 07:01 +0000, felixfebrian wrote:
> Kalau saya terawang lebih jauh, sebenarnya pemerintah tidak serius
> mendukung dunia OPEN SOURCE. Project Igos hanya untuk pantes-pantes
> saja... yang penting ada.
> 
> Hal ini saya simpulkan setelah melihat beberapa fakta sbb:
> 
> 1. Tidak terjangkaunya distribusi distro IGOS yang produksi
> pemerintah, apalagi untuk daerah! Coba teman-teman, tentunya susah
> mencari cd IGOS. yang katanya 'TELAH' di distribusikan secara
> cuma-cuma yang berjumlah 20 ribu kopi secara gratis.
> 
> 2. Pembinaan dan perhatian oleh pemerintah terhadap individu
> pengembang Open Source yang telah exist dan terbukti mampu mandiri dan
> diterima oleh masyarakat, bisa dibilang tidak ada.
> Award yang baru digagas, hanya 1 tahun sekali dan tentunya peserta
> harus biaya sendiri untuk mengembangkan produk mereka dan untuk ikut
> lomba tersebut.
> Sebenarnya bukan AWARD yang dibutuhkan, tetapi REWARD.
> 
> 3. Jika dibandingkan dengan program pemerintah tentang Bahan Bakar
> alternatif minyak biodiesel, yang sampai presiden pun rela iklan di
> televisi, dan keseriusan BUMN-BUMN untuk mensosialisasian produk
> mereka seperti iklan Telkom untuk Internet mereka yang sampai pedesaan
> dan PERTAMINA yang mengiklankan agar menggunakan produk pelumas dalam
> negri 'BANGSA UNTUNG ANDA UNTUNG - UNTUNGNYA UNTUK KITA-KITA JUGA', 
> Maka apakah yang pernah dilakukan pemerintah dalam hal ini DEPKOMINFO
> ataupun RISTEK dalam memasyarakatkan OPEN SOURCE?
> 
> Perkembangan dan pemasyarakatan penggunaan Open Source jelas ada dalam
> kompentensi mereka, tetapi apakah pemerintah BERANI untuk membuat
> iklan layanan masyarakat tentang anjuran untuk menggunakan open
> source? yang sudah jelas dengan menggunakan opensource, akan
> menyebabkan 'BANGSA UNTUNG ANDA UNTUNG'?
> 
> Beberapa fakta diatas yang saya lihat sebagai indikator 
> ketidakseriusan pemerintah dalam mendukun OPEN SOURCE.
> 
> Felix.
> 
> > Kusmayanto Kadiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
> Tks JF...
> > Jangan lupa IGOS (Indonesia, Go Open Source !) itu adalah semangat
> untuk
> > membuat Indonesia ini memiliki martabat kemandirian yang tidak
> > semata-mata didikte. persis seperti yang pendahulu kita kobarkan
> saat
> > mengikat persatuan dan kesatuan melalui Sumpah Pemuda dan perjuangan
> > kemerdekaan. teriakan IGOS itu serupa dengan yell MERDEKA !
> > 
> > Jabat erat,
> > KK
> > 
> 
> 
> 
> 
>  



Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke