Dear Mamanya Alvin,
   
  Wah,wah jangan sedih dong .....
  Anak saya Nadhira juga (10 bulan) sampai sekarang masih nenen sama bundanya, 
dan hampir tiap hari saya juga bangun malam.
  Perasaan saya sebagai seorang suami waktu anak minta nenen teteupppp aja 
senang, senang and senang banget.
  Apa lagi melihat nadhira dengan muka lucunya sedang nyusu smbl merem. Dan 
kita khan sebagai seorang suami juga harus mensuport Istri agar istri tidak 
merasa sendirian mengurus anak. (wong itu khan anak kita berdua khan...) 
Apalagi istri saya juga bekerja dan kita berangkat kantor mulai jam 6.00 Dan 
Allhamdulillah lulus ASI Eks dan masih tetap menyusui.
  Soal ngantuk, hmmm rasanya kita sebagai suami akan terbiasa seperti ini dan 
itu adalah semata-mata buat anak yang kita sayangi.
  Sy yakin dengan papanya Alvin, juga mempunyai perasaan yang sama yaitu tetep 
seneng, seneng  dan seneng lagi.
   
   
  Salam Keep Breast Feeding....
  

cute 007 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Dear mbak Fitri,

Kalau menurut ku mbak, memang seharusnya suami ikut bangun pas saat kita 
menyusui, karena takutnya kita sedang nyusuin anak eh kitanya yg ketiduran.. 
Selagi suami mbak tidak keberatan untuk bangun sih menurutku malah bagus.. Aku 
saat ini juga menyusui anakku and kadang aku suka hampir ketiduran, mungkin 
karena saking ngantuknya.. Udahlah mbak.. gak usah didengerin protes2an kakak 
mbak itu, mungkin karena dia belum tau rasanya bangun malem and mesti nyusuin 
anak. Yang penting mbak dan suami gak keberatan bangun malem untuk nyusuin si 
kecil.. Sabar ya mbak.. yang penting demi anak kita, kita akan melakukan apa 
aja..

-Lia-
(Bunda Bagas)

----- Original Message ----
From: Fitri-Yahoo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, April 4, 2007 12:53:55 PM
Subject: [Ayahbunda-Online] OOT curhat, saat menyusui suami ikut bangun

Dear smart parents, 

maaf ya, mau curhat nih, karena klo gak rasanya tetep aja mengganjal di hati, 
mungkin para ortu ada punya pengalaman yg sama bisa ikutan sharing dan kasih 
masukan..

saya beserta alvin yg tgl 6 ini tepat 8 bulan dan suami masih tinggal dengan 
orang tua nya suami juga kakak nya suami plus istrinya.

belakangan alvin sering bangun minta nyusu subuh2.. kadang jam 3 kadang jam 4 
subuh.. bangun dan nangis, segera saya susui.. otomatis suami pun juga ikutan 
terbangun, alvin tidur di box sendiri dengan bersebelahan dgn ranjang kami.

kalo mau netek otomatis saya taruh di ranjang kami dan nyusui sambil berebah.

suami yg ikutan bangun di protes sama orang2.. terutama kakak nya.. dibilang 
belakangan ini suami saya sepertinya kurang tidur bawaannya mengantuk mulu 
apalagi waktu menyetir.. mestinya klo alvin bangun subuh yang bangun cukup 
mamanya saja gak perlu papanya ikutan bangun juga? emang istri yg nyuruh bangun 
juga? (hhmmm....)

yup.. di HK hampir tidak ada yg menyusui anaknya, kebanyakan dari mereka pilih 
formula, dan anak di asuh oleh pembantu.. dan tidak tidur bersama ortunya...
dan ini yg mereka samakan dgn kondisi saya yg sampe sekarang tetep kasihkan 
ASI..

yg bikin saya kecewa adalah perkataan seprti ni.. klo ikutan bangun terus harus 
nyetir mobil terus tabrakan siapa coba yg salah?? gitu katanya....

dalam hati saya kok bisa ngomong begitu yah? yg ngomong sih emang belum punya 
anak yah?

salahkah suami ikut bangun disaat si kecil nangis dan minta nenen? kadnag 
ikutan gendong taruh di ranjang... suami nungguin karena kuatir saat alvin 
netek mamanya ketiduran... lagian setelah netek langsung bobo lagi kok.. gak 
rewel...

tolong masukan nya dari para ortu yah? sebaiknya bagaimana saya harus 
bersikap???

Thx 

[Non-text portions of this message have been removed]

__________________________________________________________
TV dinner still cooling? 
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]



         

 
---------------------------------
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke