Dear All,

Saya mau share nich. 4 tahun lalu mama saya memperkerjakan maid di rumah 
berasal dari kupang. Waktu itu dia baru berumur 17 thn, masih muda, polos dan 
benar2 kampung banget deh. Selama itu dia dekat dengan saya, saya ajak kemana2, 
saya ajarin dia make up, dandan, berpakaian yang bersih, rapi, saya ajarin dia 
bahasa inggris, saya ajarin dia macam2 yang baik2 deh. Anaknya baik, manis dan 
rajin sekali, juga bersih. Lama kelamaan, dia sudah dianggap sama keluarga saya 
sebagai keluarga, adik saya sendiri. Kelemahannya cuma dia selalu ingin punya 
pacar, dan selama ini teman2nya bukan dari kalangan yang baik2, apalagi 
saudaranya yang kebetulan juga di jakarta (perempuan) malah sudah kumpul kebo 
segala. Terang saja saya melindungi dia dari cowok2 bengal teman2nya itu. Dia 
banyak punya pacar dan semua tidak lolos seleksi saya, dan dia tahu bahwa saya 
benar. dan dia menurut apa kata saya. (Memang sempat ada cowoknya yang saya 
bentak2.hehehehe.habis dia diporotin sama tuh cowok sih)
Adek saya ini selalu menjadi teman saya diwaktu saya baru menikah dan langsung 
ditinggal suami kerja di luar kota berbulan2, nemani saya tidur di waktu saya 
hamil, nemani saya waktu saya habis melahirkan,setiap malam gantian jaga dedek, 
nemani saya kemana2, pokoknya dimana ada saya ada dia deh. 
Suatu saat dia berantem hebat sama abang saya yang akhirnya dia meninggalkan 
keluarga saya. Saya sudah membujuk dengan segala macam cara, kerjanya cuma 
untuk saya dan anak saya, gaji dinaikkan, tapi tetap aja gak ngaruh. Alasannya 
dia capek dan dia mau bebas. Duh....!!!!Dan sekarang dia kerja di tempat lain, 
di rumah orang kaya, dengan gaji yang lebih besar dan di sana pembantunya ada 
4. Berulang kali saya telp dia untuk kembali sama saya karena saya lebih 
percaya anak saya diasuh sama dia daripada sama mbaknya yang baru yang kerjanya 
cuma ngancam mulu pgn pulang kalo disuruh macam2. cuma dia gak mau, yang buat 
saya sakit hati banget. 
so all.....bagaimana yah cara menghilangkan perasaan kehilangan ini? Saya susah 
banget untuk hilangkan rasa sakit hati, kecewa juga sedih atas kepergian adik 
saya itu dari rumah saya. Susah ngebayangkan bahwa apa yang selama ini saya 
lakukan sama dia (lebih sebagai adik daripada pembantu) cuma dianggap angin 
lalu sama adik saya. kenapa bisa begitu yah. Terus terang saya kesepian karena 
selama ini di rumah cuma dia teman saya.hiks...hiks...hiks...

Terima kasih atas share2nya.

Salam,
Jovanka

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke