Wah...jarang lho ada org seperti itu.
Aku pernah menangkap basah PRT yang merangkap BS, yang kasar pada anak 
asuhannya. 
Tetangga sebelah saya juga mempekerjakan BS sekaligus sbgi PRT. Awalnya bagus. 
Saat anaknya berusia 3 thn, teperamennya keluar. Suatu saat anak itu ingin main 
ke rumah saya, tapi BS nya ingin nonton sinetron. Yg terjadi adalah anaknya 
dibiarkan diteras rumahnya dan dia mengunci pintu ruang tamu nya. Karuan saja 
anak itu teriak menangis histeris.
Setelah saya keluar, dan menegur BS itu, baru dia bukakan pintu. 
Selain itu, saya sering mendengar dia membentak anak asuhnya.
Tentu saja semua dia lakukan "dibelakang" majikannya ( padahal majikannya hanya 
pergi sebentar2 krn dia juga ibu rumah tangga).

Kejadian tetangga depan rumah saya lain lagi. Karena anaknya susah makan, dan 
BS yang merangkap PRT nya kurang sabar menyuapinya......makanan yg harusnya 
diberikan pada anaknya, dia buang diselokan depan rumah.

Klu boleh saya sharing berdasarkan pengalaman saya.......mungkin saja sang 
BS/PRT itu tidak mau ada "org ke 3" dirumah karena ada yang disembunyikan dari 
majikannya.
Atau ada hal2 yg kurang baik dibelakang kita.

Mudah2an PRT bunda tatik memang memiliki "energi lebih"
Soalnya....saya sendiri juga rasanya tidak akan mampu mengerjakan tugas rumah 
tangga sekaligus merawat anak.
Walaupun pekerjaan rumah tangga bisa selesai, biasanya karena cape emosi kita 
akan tinggi.

Ma'af jika kurang berkenan....


Regards,
YUSRI
Sent from my BlackBerry® wireless device

-----Original Message-----
From: "Tatik" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Wed, 31 Oct 2007 11:57:32 
To:<[email protected]>
Subject: RE: [Ayahbunda-Online] aku malah sebel sm PRT


Hi..
 Klo boleh sharing nih, saya juga cuma punya 1 Prt merangkap jadi Bs,
 tapi dia betah sekali iket aku, padahal gadinya gak besar Cuma 400 rb
 aja. Tapi dia merasa nyaman ikut aku dan tak pernah ngiri dengan Prt
 tetangga sekitarku yg gajinya rata2x 600 rb ~ 700 rb
 
 Resepnya sih, aku perlakukan pembantu seperti keluarga sendiri,
 contohnya di kamarnya saya juga lengkapi dengan TV/DVD/ Spring Bed/ make
 up secukupnya aku siapkan, parfum. Dan dia bebas utk makan apa aja yg
 kami punya.
 Dan setiap hari minggu aku kasih dia berlibur (mungkin nge-date ya)
 
 Kalau belanja ke Supermarket bersama saya, dia berpakaian layaknya gadis
 pada umumnya, bukan kayak pembantu.
 
 Anak aku ku suruh panggil tante sama dia, 
 
 Jadi pas aku "sidak", ternyata pembantu serius banget sayangnya kepada
 anakku, dia bilang " ibu aja saying sama saya, jadi saya harus saying
 sama anak ibu"
 
 Itu katanya lho. Dan semua kerjaan selesai dengan perfect, nyuci,
 setrika, masak, malah sempet juga dia meluluri aku tiap hari minggu..he
 he he h e
 
 Salam
 Mamanya Angelyca
 
 -----Original Message-----
 From: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
 [mailto:Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com] On Behalf Of - Yusri -
 Sent: Tuesday, October 30, 2007 7:42 AM
 To: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
 Subject: Re: [Ayahbunda-Online] aku malah sebel sm PRT
 
 Betul, Pak.....
 Saya sependapat bahwa dua jenis pekerjaan berbeda akan sulit dilakukan
 apalagi oleh PRT.
 Kalau saya,......saya sering "mengaca" pada diri sendiri. 
 Saya juga mungkin tidak akan sanggup mengerjakan tugas RT sekaligus
 merawat anak. Emosi akan gampang "naik" karena letih.
 PRT juga pasti sama. Nah.....daripada PRT jadi kurang sabar hadapin anak
 kita karena kelelahan.......lebih baik kita pisahkan pembagian kerjanya.
 
 Regards,
 YUSRI
 Sent from my BlackBerryR wireless device
 
 -----Original Message-----
 From: Dicky Sumarsono <[EMAIL PROTECTED] <mailto:dickyseak%40yahoo.com> com>
 
 Date: Mon, 29 Oct 2007 01:14:41 
 To:Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
 Subject: Re: [Ayahbunda-Online] aku malah sebel sm PRT
 
 Ibu Cie Cie, menurut saya jika PRT sekaligus merangkap jadi BS, pasti
 banyak pekerjaan yang "gak kepegang".
 Jadi saran saya sih, harus dipisahkan antara job description nya
 Pembantu Rumah Tangga dan Baby Sitter.
 Kalaupun kita terpaksa menitipkan anak kepada PRT, tekankan pada PRT
 untuk selalu mendahulukan kepentingan anak.
 Kalau ibu Cie Cie "kurang percaya" dengan PRT itu sih wajar-wajar saja,
 saya pun pernah mengalaminya.
 Cara saya mengatasinya, kadang-kadang saya melakukan "sidak" (inspeksi
 mendadak), sewaktu-waktu minta ijin dari kantor untuk pulang ke rumah
 dan mengecek kondisi anak, rumah & pekerjaan PRT.
 Pernah saya karena begitu tidak percanyanya dengan PRT, saya "sidak" 3
 kali dalam seminggu, dan akhirnya saya harus "melepaskan" PRT tersebut.
 
 Ayahnya Alysha.
 
 
 Cie Cie <[EMAIL PROTECTED] <mailto:cie_aybun%40yahoo.com> com> wrote:
 Hii aybun,
 aku malah sebel banget sama PRT-ku. Dia udah 2 tahun ikut aku. Dia itu
 memang sedikit kekurangan, bukan dalam hal kejiwaan atau fisk sih. Tapi
 dia itu :
 1. Gak bisa baca tulis,
 2. Pelupa, kalau disuruh nyetel DVD aja sampe sekarang gak pernah bisa.
 3. Tukang main, kalau aku telp gak pernah diangkat. Artinya dia gak
 dirumah kan???
 4. Gak bisa pake blender
 5. Tukang tidur, kalau udah tidur lamaaa banget & aku gak pernah berani
 untuk bangunin.
 6. Tukang jajan, duit yang aku tinggalin selalu habis.
 7. Jorok, kamarnya selalu berantakan.
 8. Males setrika, baju anakku sering kehabisan. Baru setrika kalau aku
 suruh.
 9. Suka males kasih anakku vitamin (entah males atau lupa), pokoknya
 setiap aku tanya pasti anakku belum dikasih vitamin.
 10. Karena gak bisa baca, obat2an anakku semua dikasih label warna,
 capek deh..
 11. Cuci Piring (termasuk botol susu anak) nunggu sampe aku pulang
 kerja, gak kepegang katanya. Padahal anakku kan gak mungkin seharian
 main, pasti ada tidurnya...(anakku umur 15 bulan)
 12. dll dengan segala kekurangannya...
 
 Pokoknya friend.... kalau aku boleh mengeluh, aku mau dong pembantu
 yang lain aja. Selama ini aku gak pernah complain ke dia, biasanya aku
 diam aja. Aku masih menghormati dia sebagai orang tua (umurnya 45-an
 red.), dan aku males aja...
 Ada yang mau sama pembantuku?? 
 Kemarin waktu libur lebaran si bibi pulang kampung, selama itu anak aku
 asuh sendiri. Anakku bisa gemuk & kalau makan lahap banget. Tapi
 sekarang, sejak dia datang & aku mulai kerja, anakku kurus lagi...
 Menurut pemantau, karena bibiku suka main, terkadang anakku suka
 terlamba makan & makanan kecil yang aku sediain tuh jarang banget
 dikasih. So.. kurus deh anakku.....
 Gimana dooong....
 
 __________________________________________________
 Do You Yahoo!?
 Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
 http://mail. <http://mail.>  <http://mail. <http://mail.yahoo.com> yahoo.com> 
yahoo.com 
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 __________________________________________________
 Do You Yahoo!?
 Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
 http://mail. <http://mail.>  <http://mail. <http://mail.yahoo.com> yahoo.com> 
yahoo.com 
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
 
 
 Subscribe: ayahbunda-online- 
<mailto:ayahbunda-online-subscribe%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED]
 Unsubscribe: ayahbunda-online- 
<mailto:ayahbunda-online-unsubscrib%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED]
 
 Info Belanja si Kecil: momsmart-subscribe@ 
<mailto:momsmart-subscribe%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
 
 Yahoo! Groups Links
 
   

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke