Tks atas infonya ya. kemarin saya print buat istri baca. istri bilang dia 
pernah nonton Oprah mengenai autis juga. dan di talkshow tersebut dikatakan 
bahwa bukan Imunisasi yang menjadi penyebab autis, tetapi gen seseorang.mungkin 
gen yang rusak (radikal bebas,dll). moga info ini berguna.

dewi hayuning <[EMAIL PROTECTED]> wrote:          Note: forwarded message 
attached.
Bener ga ya, berita di bwh,, karena saya punya
Hepatitis B (carier) & dokter menyarankan, setelah
bayi lahir dlm waktu 24 jam divaksin Hepatits B untuk
memutus virus tersebut.

Tks 

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


                         To: [EMAIL PROTECTED]
From: juliana charmy <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 13 Jan 2008 22:19:46 -0800 (PST)
Subject: [snooze_button] (dari milis sebelah) Vaksin penyebab Autis VERY TOP 
URGENT !!!!!

    
          Vaksin penyebab Autis VERY TOP URGENT !!!!!

- Jawaban - Buat para Pasangan MUDA, om dan tante yang punya keponakan ... atau 
bahkan calon ibu ... perlu nih dibaca tentang autisme.. Bisa di share kepada 
yang masih punya anak kecil supaya berhati-hati. .......  Setelah kesibukan 
Lebaran yang menyita waktu, baru sekarang saya punya waktu luang membaca buku 
"Children with Starving Brains" karangan Jaquelyn McCandless , MD yang 
diterjemahkan dan diterbitkan oleh Grasindo. Ternyata buku yang saya beli di 
toko buku Gramedia seharga Rp. 50,000,- itu benar-benar membuka mata saya, dan 
sayang, sayang sekali baru terbit setelah anak saya Joey (27 bln) didiagnosa 
mengidap Autisme Spectrum Disorder. Bagian satu, bab 3, dari buku itu 
benar-benar membuat saya menangis.

Selama  6 bulan pertama hidupnya (Agustus 2001 -Februari 2002), Joey memperoleh 
3 kali suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3 kali suntikan vaksin HiB. Menurut 
buku tersebut (halaman 54 - 55) ternyata dua macam vaksin yang diterima anak 
saya dalam 6 bulan pertama hidupnya itu positif mengandung zat pengawet 
Thimerosal, yang terdiri dari Etilmerkuri yang menjadi penyebab utama sindrom 
Autisme Spectrum Disorder yang meledak pada awal tahun 1990-an. Vaksin yang 
mengandung Thimerosal itu sendiri sudah dilarang di Amerika sejak akhir tahun 
2001. Alangkah sedihnya saya, anak yang saya tunggu kehadirannya selama 6 
tahun, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumah sakit besar yang bagus, 
terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dengan harapan memperoleh treatment 
yang terbaik, ternyata malah "diracuni" oleh Mercuri dengan selubung vaksinasi. 
Beruntung saya masih bisa memberi ASI sampai sekarang, sehingga Joey tidak 
menderita Autisme yang parah. Tetapi tetap saja, sampai sekarang dia
 belum bicara, harus diet pantang gluten dan casein, harus terapi ABA , 
Okupasi, dan nampaknya harus dibarengi dengan diet supplemen yang 
keseluruhannya sangat besar biayanya.  Melalui e-mail ini saya hanya ingin 
menghimbau para dokter anak di Indonesia , para pejabat di Departemen 
Kesehatan, tolonglah baca buku tersebut diatas itu, dan tolong musnahkan semua 
vaksin yang masih mengandung Thimerosal. Jangan sampai (dan bukan tidak mungkin 
sudah terjadi) sisa stok yang tidak habis di Amerika Serikat tersebut di ekspor 
dengan harga murah ke Indonesia dan dikampanyekan sampai ke puskesmas-puskesmas 
seperti contohnya vaksin Hepatitis B, yang sekarang sedang giat-giatnya 
dikampanyekan sampai ke pedesaan.

Kepada para orang tua dan calon orang tua, marilah kita bersikap proaktif, dan 
assertif dengan menolak vaksin yang mengandung Thimerosal tersebut. Cobalah 
bernegosiasi dengan dokter anak kita, minta vaksin Hepatitis B dan HiB yang 
tidak mengandung Thimerosal. Juga tolong e-mail ini diteruskan kepada mereka 
yang akan menjadi orang tua, agar tidak mengalami nasib yang sama seperti saya.

Sekali lagi, jangan sampai kita kehilangan satu generasi anak-anak penerus 
bangsa, apalagi jika mereka datang dari keluarga yang berpenghasilan rendah 
yang untuk makan saja sulit apalagi untuk membiayai biaya terapi supplemen, 
terapi ABA, Okupasi, dokter ahli Autisme (yang daftar tunggunya sampai 
berbulan-bulan) , yang besarnya sampai jutaaan rupiah perbulannya.

Terakhir,mohon doanya untuk Joey dan ratusan, bahkan ribuan teman-teman 
senasibnya di Indonesia yang sekarang sedang berjuang membebaskan diri dari 
belenggu Autisme.

"Let's share with others... Show them that WE care!"


diambil dari http://www.jawaban. com/news/health/detail. php?id_news= 
070703150407


  .
 

    
---------------------------------
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.   



       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke