Coba bantu yaa,

Observasi pertama adalah panas dari hari ke hari bentuknya seperti 
pelana kuda dan juga setelah panas turun si anak langsung teler alias 
lemas.
Demamnya berkutat antara 38.5~40 C, dan akan turun pada hari ke-3 
atau 4, tetapi si penderita akan merasa tidak nyaman, kemudian pada 
hari berikutnya akan naik lagi, sehingga trendnya berbentuk pelana 
kuda.

Selain itu gejala yang lain adalah kadang-kadang penderita DB akan 
mengalami perdarahan. Daerah-daerah perdarahan biasanya terjadi di 
daerah hidung, gusi atau kulit. Dan kadang2 si penderita akan 
mengalami muntah darah dan BAB hitam yang menandakan adanya maslah 
pada pencernaan akibat DB

Jika panasnya bebentuk seperti itu, maka test darah bisa dilakukan 
utk mengetahui kadar trombosit aja. Tetapi DB tidak hanya dilihat 
dari itu saja, setiap kita sakit pasti trombositnya turun, tetapi 
pada DB trombositnya bisa turun drastis.
Nah susahnya kalau si anak pada saat teler, maka susah minumnya, itu 
yang menyebabkan trombosit langsung drop-drop drop dan bisa 
menyebabkan "shock", maka pertolongan pertama adalah cairan alias 
infus di RS

Trombosit akan naik sendiri, jika daya tahan tubuh si penderita 
semakin meningkat. Banyak minum bisa meningkatkan trombosit dan tentu 
makan yang banyak dan sehat.

Dan sekali lagi DB penyebabnya VIRUS, jadi kita harus bijak terhadap 
AB

Monggo di baca
http://www.cdc.gov/ncidod/dvbid/dengue/index.htm#history
http://www.who.int/csr/disease/dengue/en/

//Wassalam
Ayahnya Nadhira



Kirim email ke