Dear Mba Ida... Wah, pasti kesal sekali ya rasanya. Mungkin saya juga akan merasakan hal yang sama seperti mba. Saya sendiri , walau sebagai teman sejawat, kalo berobat ke dokter, saya juga mengantre.
Saya setuju mba. Menurut saya, kita sebagai pasien berhak sekali kok protes. Karena kita bayar disitu. jadi semua pasien berhak mendapat perlakuan sama. Ada baiknya mba salurkan uneg2 mba ini melalui lembar saran dan evaluasi, atau langsung pada dokter bersangkutan atau perawat / petugas disitu. Jadi biar kasus mba menjadi yang terakhir. kalau saya mendapat kesan dari hal ini adalah, bahwa ternyata budaya antre dan saling menghargai kok udah hilang ya di masyarakat. Bukan hanya di ruang tunggu rumah sakit, tapi juga hal2 lain. Sedih juga. Semoga dengan curhat, hati mba lebih relaks ya.. cheers, kennia
