Kupang lontong Tanjung Perak ada disebelah mana ya ?
Soalnya saya kerja di daerah Perak juga nih...penasaran....
Abdur Rohman wrote:
7 Ulekan Rp 25 Juta
<http://bango-mania.blogspot.com/2009/08/7-ulekan-rp-25-juta.html>
<http://1.bp.blogspot.com/_oSWKNu99t-Y/SnZkc29N2uI/AAAAAAAAA54/S0DoLYEosbw/s320/DSC_0041.JPG>
Itulah pengakuan dari Bu Nur Aini. Wajar kalau saya ngiriiiiiii
setengah mati.
Coba lihat sosok yang berada di tengah itu. Tersenyum renyah, pancaran
mata berbinar bahagia.Namanya Bu Nur Aini, pemilik Rujak Cingur
Sedati. Pertemuan saya pertama kali tiga tahun lalu, di lokasi FJB
2006. Setelah itu kami malah akrab. Sesekali kami sering telpon untuk
menanyakan kabar. Tak ada perbedaan melihat sosoknya sekarang, tetep
ramah sedikit meledak-ledak kalau berbicara. Cocok sama saya, yang
kalau ngomong nyerocos kayak mercon heheheehe……Hingga di acara pre
event FJB kami bertemu.
“Mbak Mandaaaaa…………. !” teriaknya.
Saya dipeluknya erat. Dicium pipi kanan dan kiri. Sebenarnya rada
jengah juga dipeluk ditengah-tengah teman wartawan, soalnya kami
berdua sama-sama suburnya. Dia menyeret saya di pojokkan.
“Mbak, kok nggak pernah main ke Sedati? Mbok mampir? “ berondongnya.
“Hehe.. maaf, belum sempat, Bu!” alasan.
“ Duh, Mbak. Gara-gara Bango saya bisa jalan-jalan ke Jakarta,
Bandung, Medan!”
“ Pengalaman nambah, untungnya nambah, dooong?”
“Allhamdulillah, kalau dihitung dua hari jualan di Jakarta, untungnya
bisa buat beli sepeda motor gress…!”
Hah...Luarrrrrrrrr biasaaaaaaaaaa
Patutlah kalau dia sekarang menikmati, saya ingat bagaimana dia
merintis harus bergulat dengan celaan saudara-saudaranya. “Masa,
sarjana jualan Rujak Cingur !” demikian cacian yang diterimanya. Bu
Nur bahkan sempat goyah dan hampir memilih jadi PNS. “Aku punya modal
Rp 7 Juta, di saat yang sama ada orang nawarin aku jadi PNS. Tapi
setelah tak pikir-pikir, lha kok nyimut…duit 7 juta aku kasih orang.
Mending aku buat modal jualan rujak,” kenangnya.
Bertemu dengan sosok Bu Nur Aini menggoreskan kesan bagimana
totalitas, ketekunan, keberanian dan adalah kunci kesuksesan.
“Sekarang 7 kali ngulek, aku bisa dapat duit Rp 25 juta !”
(Saudara-saudara, cobek rujak Cingur versi Bu Nur Aini superrr besar.
Untuk satu kali ulekan bumbu, bisa untuk 125 porsi. Lha Anda tinggal
mengalikan saja ya, harganya seporsi Rp 15 ribu)
Ah sebuah support yang luar biasa, berbagi kisah, menimba ilmu dengan
para pelaku pelestari makanan tradisional yang mulai dari bawah.
Terima kasih Bu Aini- Rujak Cingur Sedati, Mbak Indah - Lontong Balap
Pak Gendut, Cak Yudi - Bebek Cak Yudi, terima kasih buat Unilever
–Kecap Bango, peduli dengan pedagang yang konsisten mengangkat makanan
tradisional Indonesia.
Semoga usaha kecil yang sedang saya rintis KUPANG LONTONG TANJUNG
PERAK, mampu ikut meramaikan FESTIVAL JAJANAN BANGO di masa mendatang.
Jangan Lupa Kawan !!!
Festival Jajanan Bango
Festival Kelezatan Sepenuh Hati
Acara digelar pada hari Sabtu 8 Agustus 2009
Lapangan Makodam Brawijaya. Jl Hayam Wuruk Surabaya. Arena dibuka
12.00 -22.00 Wib
Sumber: http://jagomakan.blogspot.com <http://jagomakan.blogspot.com>
Silakan mampir juga ke blog BANGOMANIA
<http://bango-mania.blogspot.com/> di http://bango-mania.blogspot.com
<http://bango-mania.blogspot.com/>