Itu kan jualannya Mbak Manda

Ulekannya Mbak Manda pasti mantap tenan...


Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia


  ----- Original Message ----- 
  From: irawati 
  To: [email protected] 
  Cc: [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] 
  Sent: Wednesday, August 05, 2009 9:59 PM
  Subject: Re: [bango-mania] 7 Ulekan Rp 25 Juta


    
  Kupang lontong Tanjung Perak ada disebelah mana ya ?
  Soalnya saya kerja di daerah Perak juga nih...penasaran....


  Abdur Rohman wrote: 

      
          7 Ulekan Rp 25 Juta 
           Itulah pengakuan dari Bu Nur Aini. Wajar kalau saya ngiriiiiiii 
setengah mati.
          Coba lihat sosok yang berada di tengah itu. Tersenyum renyah, 
pancaran mata berbinar bahagia.Namanya Bu Nur Aini, pemilik Rujak Cingur 
Sedati. Pertemuan saya pertama kali tiga tahun lalu, di lokasi FJB 2006. 
Setelah itu kami malah akrab. Sesekali kami sering telpon untuk menanyakan 
kabar. Tak ada perbedaan melihat sosoknya sekarang, tetep ramah sedikit 
meledak-ledak kalau berbicara. Cocok sama saya, yang kalau ngomong nyerocos 
kayak mercon heheheehe..Hingga di acara pre event FJB kami bertemu.


          "Mbak Mandaaaaa..... !" teriaknya.

          Saya dipeluknya erat. Dicium pipi kanan dan kiri. Sebenarnya rada 
jengah juga dipeluk ditengah-tengah teman wartawan, soalnya kami berdua 
sama-sama suburnya. Dia menyeret saya di pojokkan.


          "Mbak, kok nggak pernah main ke Sedati? Mbok mampir? " berondongnya.

          "Hehe.. maaf, belum sempat, Bu!" alasan.

          " Duh, Mbak. Gara-gara Bango saya bisa jalan-jalan ke Jakarta, 
Bandung, Medan!"

          " Pengalaman nambah, untungnya nambah, dooong?"

          "Allhamdulillah, kalau dihitung dua hari jualan di Jakarta, untungnya 
bisa buat beli sepeda motor gress.!"


          Hah...Luarrrrrrrrr biasaaaaaaaaaa


          Patutlah kalau dia sekarang menikmati, saya ingat bagaimana dia 
merintis harus bergulat dengan celaan saudara-saudaranya. "Masa, sarjana jualan 
Rujak Cingur !" demikian cacian yang diterimanya. Bu Nur bahkan sempat goyah 
dan hampir memilih jadi PNS. "Aku punya modal Rp 7 Juta, di saat yang sama ada 
orang nawarin aku jadi PNS. Tapi setelah tak pikir-pikir, lha kok nyimut.duit 7 
juta aku kasih orang. Mending aku buat modal jualan rujak," kenangnya.


          Bertemu dengan sosok Bu Nur Aini menggoreskan kesan bagimana 
totalitas, ketekunan, keberanian dan adalah kunci kesuksesan. "Sekarang 7 kali 
ngulek, aku bisa dapat duit Rp 25 juta !"

          (Saudara-saudara, cobek rujak Cingur versi Bu Nur Aini superrr besar. 
Untuk satu kali ulekan bumbu, bisa untuk 125 porsi. Lha Anda tinggal mengalikan 
saja ya, harganya seporsi Rp 15 ribu)


          Ah sebuah support yang luar biasa, berbagi kisah, menimba ilmu dengan 
para pelaku pelestari makanan tradisional yang mulai dari bawah. Terima kasih 
Bu Aini- Rujak Cingur Sedati, Mbak Indah - Lontong Balap Pak Gendut, Cak Yudi - 
Bebek Cak Yudi, terima kasih buat Unilever -Kecap Bango, peduli dengan pedagang 
yang konsisten mengangkat makanan tradisional Indonesia.


          Semoga usaha kecil yang sedang saya rintis KUPANG LONTONG TANJUNG 
PERAK, mampu ikut meramaikan FESTIVAL JAJANAN BANGO di masa mendatang.


          Jangan Lupa Kawan !!!
          Festival Jajanan Bango
          Festival Kelezatan Sepenuh Hati
          Acara digelar pada hari Sabtu 8 Agustus 2009
          Lapangan Makodam Brawijaya. Jl Hayam Wuruk Surabaya. Arena dibuka 
12.00 -22.00 Wib 

          Sumber: http://jagomakan.blogspot.com
          Silakan mampir juga ke blog BANGOMANIA di 
http://bango-mania.blogspot.com 






  

Kirim email ke