Haduh....aku lak promosi iki Mbak Ira, sementara ini hanya menerima pesanan saja. Insyallah Tanggal 10 Agustus, buka di Food Court -ITC Mega Grosir .
salam www.sijagomakan.com --- On Wed, 8/5/09, irawati <[email protected]> wrote: From: irawati <[email protected]> Subject: Re: [bango-mania] 7 Ulekan Rp 25 Juta To: [email protected] Cc: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Date: Wednesday, August 5, 2009, 11:59 PM Kupang lontong Tanjung Perak ada disebelah mana ya ? Soalnya saya kerja di daerah Perak juga nih...penasaran. ... Abdur Rohman wrote: 7 Ulekan Rp 25 Juta Itulah pengakuan dari Bu Nur Aini. Wajar kalau saya ngiriiiiiii setengah mati. Coba lihat sosok yang berada di tengah itu. Tersenyum renyah, pancaran mata berbinar bahagia.Namanya Bu Nur Aini, pemilik Rujak Cingur Sedati. Pertemuan saya pertama kali tiga tahun lalu, di lokasi FJB 2006. Setelah itu kami malah akrab. Sesekali kami sering telpon untuk menanyakan kabar. Tak ada perbedaan melihat sosoknya sekarang, tetep ramah sedikit meledak-ledak kalau berbicara. Cocok sama saya, yang kalau ngomong nyerocos kayak mercon heheheehe……Hingga di acara pre event FJB kami bertemu. “Mbak Mandaaaaa…………. !” teriaknya. Saya dipeluknya erat. Dicium pipi kanan dan kiri. Sebenarnya rada jengah juga dipeluk ditengah-tengah teman wartawan, soalnya kami berdua sama-sama suburnya. Dia menyeret saya di pojokkan. “Mbak, kok nggak pernah main ke Sedati? Mbok mampir? “ berondongnya. “Hehe.. maaf, belum sempat, Bu!” alasan. “ Duh, Mbak. Gara-gara Bango saya bisa jalan-jalan ke Jakarta, Bandung, Medan!” “ Pengalaman nambah, untungnya nambah, dooong?” “Allhamdulillah, kalau dihitung dua hari jualan di Jakarta, untungnya bisa buat beli sepeda motor gress…!” Hah...Luarrrrrrrrr biasaaaaaaaaaa Patutlah kalau dia sekarang menikmati, saya ingat bagaimana dia merintis harus bergulat dengan celaan saudara-saudaranya. “Masa, sarjana jualan Rujak Cingur !” demikian cacian yang diterimanya. Bu Nur bahkan sempat goyah dan hampir memilih jadi PNS. “Aku punya modal Rp 7 Juta, di saat yang sama ada orang nawarin aku jadi PNS. Tapi setelah tak pikir-pikir, lha kok nyimut…duit 7 juta aku kasih orang. Mending aku buat modal jualan rujak,” kenangnya. Bertemu dengan sosok Bu Nur Aini menggoreskan kesan bagimana totalitas, ketekunan, keberanian dan adalah kunci kesuksesan. “Sekarang 7 kali ngulek, aku bisa dapat duit Rp 25 juta !” (Saudara-saudara, cobek rujak Cingur versi Bu Nur Aini superrr besar. Untuk satu kali ulekan bumbu, bisa untuk 125 porsi. Lha Anda tinggal mengalikan saja ya, harganya seporsi Rp 15 ribu) Ah sebuah support yang luar biasa, berbagi kisah, menimba ilmu dengan para pelaku pelestari makanan tradisional yang mulai dari bawah. Terima kasih Bu Aini- Rujak Cingur Sedati, Mbak Indah - Lontong Balap Pak Gendut, Cak Yudi - Bebek Cak Yudi, terima kasih buat Unilever –Kecap Bango, peduli dengan pedagang yang konsisten mengangkat makanan tradisional Indonesia. Semoga usaha kecil yang sedang saya rintis KUPANG LONTONG TANJUNG PERAK, mampu ikut meramaikan FESTIVAL JAJANAN BANGO di masa mendatang. Jangan Lupa Kawan !!! Festival Jajanan Bango Festival Kelezatan Sepenuh Hati Acara digelar pada hari Sabtu 8 Agustus 2009 Lapangan Makodam Brawijaya. Jl Hayam Wuruk Surabaya. Arena dibuka 12.00 -22.00 Wib Sumber: http://jagomakan. blogspot. com Silakan mampir juga ke blog BANGOMANIA di http://bango- mania.blogspot. com
