ya dibalik musibah sering terjadi mujizat .... percaya terus kepada Yang Maha Kuasa ....Allah serwa sekalian alam... !!
________________________________ From: mediacare <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, January 6, 2010 10:43:23 AM Subject: Re: [bango-mania] Maling Kupang Turut berduka cita.... Kisah tragis yang amat menyentuh. Luar biasa. Hidup La Mendol!! Hahahahahh.. . Facebook: Radityo Djadjoeri ----- Original Message ----- >From: Abdur > Rohman >To: bango-mania@ yahoogroups. com >Sent: Tuesday, January 05, 2010 2:58 > AM >Subject: [bango-mania] Maling >Kupang > > >Maling > Kupang > >Saya kemalingan. Tapi malingnya sempet nitip Rp 20 > ribu. > >Masih ingat dong, kalau saya jualan kupang lontong di > rumah. Saya kena apes. Baru buka sudah kemalingan. Waktu itu saya lagi > ngocekin brambang di ruang tamu. > >Pas di dapur, simbok saya ini > denger ada sepeda motor berhenti di depan. Ternyata ada anak muda, > memakai helm teropong, naik motor. Helmnya nggak dilepas, dan mesin > sepeda motornya dibiarkan nyala. > >“Mau beli apa, Mas?!” >“Mo > beli kupang lontong, satu. Dibungkus!” > >Setelah pesanan selesai. > Pembeli ini mengulurkan uang Rp 20 ribu. > >“Waduh belum dapat > pengelaris, Mas. Uang Pas aja!” >“Ngga ada Bu, cuman itu!” > katanya. > >Akhirnya simbok lari ke dalam, untuk nyari uang > kembalian. Nah Pas keluar…. *nahan nafas. Lho, kok si pembelinya sudah > nggak ada. Herannya lagi, bungkusan kupang lontongnya juga tidak > dibawa. > Semenit kemudian simbok saya menyadari kalau tabung gas elpiji yang > warna hijau dangdut itu sudah Tidak ada. > >“Mbak Mendollllllll….. > tabung gasnya ilanggggggg!” teriak histerissssss > >Saya langsung ke > TKP dan menemukan kompor gelethak, tanpa ada tabungnya. >“ ASEM, JAMBU > TELO ...kok mentholo men, iku maling.!” Ambekan gedhe. Mbathin sama > misuh-misuh. > >Simbok saya jengkel sekali, sampai kupang lontong > yang tidak dibawa sama si maling dibuang langsung ke tempat sampah. > “Buang sial !” gitu alasannya. Uang Rp 20 ribu punya si maling masih > dipegangnya. Untung simbok saya masih rasional, duitnya nggak ikutan > dibuang..hehehehe. > >Nggak sampai lima menit, berita tabung gas > ilang ini sudah sampai seantero penjuru gang. Mulai tukang becak, > bakul > jamu, buk sayur, pemulung, ibu-ibu pulang dari pasar semua pada > nyamperin simbok saya. Semua ngerubung nanyain > kronologisnya. >Miring >Hebatnya, simbok saya pinter mendramatisir > cerita, dikaitkan dengan mimpi buruk sehari sebelumnya, firasat nggak > enak, badan meriang, sampai perasaan bersalah gara-gara ada kucing > kawin > di atas genteng malah disiram sama air se-ember.Brrhh. . > >Saya > sampai ndomblong…. Lha kok malah panjang ceritanya. > Ck..ck..ck. > >Semakin panjang ceritanya, semakin bikin penasaran. > Akhirnya, orang-orang yang datang nyambi ndengerin, sambil mesan > kupang > lontong-lah, lontong balap-lah, lontong mie-lah… Ceritanya makin seru, > makin menggigit. Orang-orang, akhirnya malah terpacu buat nambah sate > kerang, lentho dan bergelas-gelas es degan. > >“Ikhlas ya Mbak > Mendol, nggak usah pake nangis, nanti dikasih rejeki berlipat-lipat!” > kata tetangga saya. > >Saya bingung. Siapa yang nangis?! > Ohh….tetangga saya ini mengira mata sembab saya dipikir nangisi tabung > elpiji yang ilang, padahal mata merah ini khan gara-gara habis > ngoncekin > bawang merah. Heheheheheh….. > >Gara-gara kejadian ini dagangan > simbok saya jadi laris luar biasa, belum sampai jam 9, dagangan dah > ludesss. Saya pun senyam-senyum. .dan tidak misuh-misuh, nyebut > dagangan buah di Pasar Keputran.Hihihihii…. (lamendol) > >Kupang Lontong Tanjung Perak >Dapur > Nusantara - Food Court ITC Mega Grosir lt 3 >Jl Gembong. > > >Sumber: http://www.sijagomak an.com/ >Kunjungi > selalu BLOG BANGOMANIA di http://bango- mania.blogspot. com/ >
