Mbak Astri, aku setuju sama sampeyan. Lucune ppolll!. Apalagi dengan makian 
ASEM JAMBU TELO dst... Sumpah! aku sampe diketawain temen-temen di kantor 
gara-gara ketawa sendiri baca milis ini. 
Yang menarik, rupanya cerita itu bisa jadi promosi jitu ya. Sehingga 
orang-orang yang tadinya gak tahu ada warung LONTONG KUPANG jadi malah tahu dan 
mencari di mana lokasi warung yang kemalingan itu. Mulut-mulut tetangga yang 
heboh karena kejadian itu jadi alat promosi gratis. Jadi, di balik musibah ada 
berkah, he he he

--- Pada Rab, 6/1/10, manda prayogo <[email protected]> menulis:

Dari: manda prayogo <[email protected]>
Judul: Re: [bango-mania] Maling Kupang
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 6 Januari, 2010, 12:40 AM







 



  


    
      
      
      Wah...Mas Rohman, baru pulang liputan kaget lihat milis bango, tentang 
crita kupangku yang kemalingan. heheheh.

Buat teman-teman terimakasih ya..., saya percaya Malingnya bakal kena Azab, 
trus bisa dijadikan Sinetron Rahasia Ilahi sesion 3, 

"Perut Gembung, dan Keluar Belatung gara-gara Ngondol Tabung Gas " (kepanjangan 
ya judulnya :)).

@Mbak Astri : Tabung Gas Ijo..iki loh pembagian dari Pak RT, 13 kilo. 
Kata pemulung bisa laku  Rp 150 ribu.  


@Mas Radit : Masih ada crita yang lebih ngenesssss. Di ITC ada loh pembeli 
habis makan trus ngilang nggak mbayar... padahal dah makan sate kerang 20 
tusuk. Huahhh
 *meraung-raung.


salam
www.sijagomakan. com


--- On Tue, 1/5/10, Astri Ariani D <astri...@gmail. com> wrote:

From: Astri Ariani D <astri...@gmail. com>
Subject: Re: [bango-mania] Maling Kupang
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Date: Tuesday, January 5, 2010, 6:54 AM







 



    
      
      
      












Haduh..lamendol ceritanya menyentuh sekali..saya sekarang dalam posisi dilema 
haruskah ditangisi atau justru bersyukur karena dagangan sampean makin laris..

Saya sedikit berdosa karena ketika membaca tdk sedikitpun bibir saya sanggup 
menahan kelucuan cerita yang sampean tuturkan..

Ukuran tabungnya yang berapa kilo mba? Kalo dirupiahin lumayan bgt..yang besar 
aja bisa sampe 500 ribu..

Oya uang 20 ribu dari si maling di pajang mba di warung, bs jadi daya tarik 
tersendiri loh..

Semoga makin laris lontong mendolnya.." Gas di gondol di warung lamendol".
Best regards,

Astri Ariani 
astri...@gmail. com

Powered by buah StrawBerry®From:  "mediacare" <mediac...@cbn. net.id>
Date: Tue, 5 Jan 2010 19:43:23 -0800To: <bango-mania@ yahoogroups. com>Subject: 
Re: [bango-mania] Maling Kupang

 



    
      
      
      


Turut berduka cita....
 
Kisah tragis yang amat menyentuh. Luar 
biasa.
 
 
Hidup La Mendol!!
 
 
Hahahahahh.. .
 
 
 
 
 
Facebook:
Radityo Djadjoeri


  ----- Original Message ----- 
  From: 
  Abdur 
  Rohman 
  To: bango-mania@ yahoogroups. com 
  
  Sent: Tuesday, January 05, 2010 2:58 
  AM
  Subject: [bango-mania] Maling 
Kupang
  
  
  
  
  
    
    
      
        Maling 
        Kupang 

Saya kemalingan. Tapi malingnya sempet nitip Rp 20 
        ribu.

Masih ingat dong, kalau saya jualan kupang lontong di 
        rumah. Saya kena apes. Baru buka sudah kemalingan. Waktu itu saya lagi 
        ngocekin brambang di ruang tamu.

Pas di dapur, simbok saya ini 
        denger ada sepeda motor berhenti di depan. Ternyata ada anak muda, 
        memakai helm teropong, naik motor. Helmnya nggak dilepas, dan mesin 
        sepeda motornya dibiarkan nyala.

“Mau beli apa, Mas?!�
“Mo 
        beli kupang lontong, satu. Dibungkus!�

Setelah pesanan selesai. 
        Pembeli ini mengulurkan uang Rp 20 ribu.

“Waduh belum dapat 
        pengelaris, Mas. Uang Pas aja!�
“Ngga ada Bu, cuman itu!� 
        katanya.

Akhirnya simbok lari ke dalam, untuk nyari uang 
        kembalian. Nah Pas keluar…. *nahan nafas. Lho, kok si pembelinya 
sudah 
        nggak ada. Herannya lagi, bungkusan kupang lontongnya juga tidak 
dibawa. 
        Semenit kemudian simbok saya menyadari kalau tabung gas elpiji yang 
        warna hijau dangdut itu sudah Tidak ada.

“Mbak Mendollllllll….. 
        tabung gasnya ilanggggggg!� teriak histerissssss

Saya langsung ke 
        TKP dan menemukan kompor gelethak, tanpa ada tabungnya.
“ ASEM, JAMBU 
        TELO ...kok mentholo men, iku maling.!� Ambekan gedhe. Mbathin sama 
        misuh-misuh.

Simbok saya jengkel sekali, sampai kupang lontong 
        yang tidak dibawa sama si maling dibuang langsung ke tempat sampah. 
        “Buang sial !� gitu alasannya. Uang Rp 20 ribu punya si maling 
masih 
        dipegangnya. Untung simbok saya masih rasional, duitnya nggak ikutan 
        dibuang..hehehehe.

Nggak sampai lima menit, berita tabung gas 
        ilang ini sudah sampai seantero penjuru gang. Mulai tukang becak, bakul 
        jamu, buk sayur, pemulung, ibu-ibu pulang dari pasar semua pada 
        nyamperin simbok saya. Semua ngerubung nanyain 
        kronologisnya.
Miring
Hebatnya, simbok saya pinter mendramatisir 
        cerita, dikaitkan dengan mimpi buruk sehari sebelumnya, firasat nggak 
        enak, badan meriang, sampai perasaan bersalah gara-gara ada kucing 
kawin 
        di atas genteng malah disiram sama air se-ember.Brrhh. .

Saya 
        sampai ndomblong…. Lha kok malah panjang ceritanya. 
        Ck..ck..ck.

Semakin panjang ceritanya, semakin bikin penasaran. 
        Akhirnya, orang-orang yang datang nyambi ndengerin, sambil mesan kupang 
        lontong-lah, lontong balap-lah, lontong mie-lah… Ceritanya makin 
seru, 
        makin menggigit. Orang-orang, akhirnya malah terpacu buat nambah sate 
        kerang, lentho dan bergelas-gelas es degan.

“Ikhlas ya Mbak 
        Mendol, nggak usah pake nangis, nanti dikasih rejeki berlipat-lipat!� 
        kata tetangga saya.

Saya bingung. Siapa yang nangis?! 
        Ohh….tetangga saya ini mengira mata sembab saya dipikir nangisi 
tabung 
        elpiji yang ilang, padahal mata merah ini khan gara-gara habis 
ngoncekin 
        bawang merah. Heheheheheh…..

Gara-gara kejadian ini dagangan 
        simbok saya jadi laris luar biasa, belum sampai jam 9, dagangan dah 
        ludesss. Saya pun senyam-senyum. .dan tidak misuh-misuh, nyebut 
        dagangan buah di Pasar Keputran.Hihihihii…. (lamendol)

Kupang Lontong Tanjung Perak
Dapur 
        Nusantara - Food Court ITC Mega Grosir lt 3
Jl Gembong. 
        

Sumber: http://www.sijagomak an.com/
Kunjungi 
        selalu BLOG BANGOMANIA di http://bango- mania.blogspot. com/



    
     

    










    
     



 





      

    
     

    
    


 



  






      Berselancar lebih cepat. Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka 
browser. Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Kirim email ke