Pisang Lebih Awal Masuk Afrika?

Jakarta, Jumat

        
Kirim Teman | Print Artikel
ist
Pisang mungkin sudah masuk Afrika sejak 4.500 tahun lalu.

Selain manis dan lezat, pisang juga menjadi salah satu gambaran
peradaban manusia. Salah satu situs arkeologi baru menunjukkan
tanda-tanda bahwa orang-orang Afrika memanen buah tersebut sejak 4.500
tahun lalu. Jika benar, berarti pertanian di Afrika telah ada lebih
awal dari asumsi semula.

Bagi penduduk di daerah tropis, pisang menjadi salah satu bahan
makanan utama. Begitu pula di Afrika, sebab hanya sedikit tanaman asli
yang dapat dijadikan sumber makanan.

Kebun pisang merupakan tulang punggung ekonomi beberapa kerajaan di
Afrika yang tumbuh subur di sana sebelum masa penjajahan bangsa Eropa.
Sampai sekarang, para ahli di Afrika beranggapan bangsa pisang yang
berasal dari Papua New Guinea belum sampai ke daratan Afrika sebelum
2.000 tahun lalu.

Tapi, hasil temuan pada situs arkeologi di Uganda mengubah pandangan
tersebut. Suatu tim yang terdiri atas Julius Lejju dari Mbarara
University Uganda, Peter Robertshaw dari California State University,
San Bernadino, dan David Taylor dari Trinity College di Dublin,
Irlandia menganalisis endapan sampel dari situs yang terletak di
Munsa, sekitar 125 kilometer sebelah timur laut Kampala.

Penggalian awal di Munsa di bawah pimpinan Robertshaw menunjukkan
bahwa situs tersebut pertama kali didiami penduduk sekitar 4.500 tahun
lalu. Serpihan-serpihan fosil tumbuhan bernama phytolith, masih satu
genus dengan pisang, terlihat di sana. Temuan tersebut dilaporkan
dalam Journal of Archaeological Science.

Para peneliti menyatakan bahwa temuan bukti-bukti awal pisang di
Afrika sesuai dengan temuan tim lainnya di situs Nkang di bagian
selatan Kamerun. Di situs tersebut sebelumnya ditemukan bukti tanaman
pisang yang berumur sekitar 2.500 tahun.Kedua temuan tersebut
kontroversial saat ini karena sedikitnya bukti-bukti yang mendukung.

Meskipun demikian, terdapat bukti lain yang juga mendukung. Temuan
baru tim Australia yang dimuat dalam jurnal Science edisi 11 Juli 2003
menunjukkan bahwa pisang sudah ditanam di Papua New Guinea paling
tidak sejak 6.500 tahun lalu. Jadi, masuk akal jika tanaman pisang
telah mencapai Afrika sejak awal. 

Bukti-bukti genetik dari penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa
pisang menyebar pertama kali dari Papua New Guinea ke Asia. Pisang
mungkin dibawa para pedagang dari Asia ke Afrika melalui Samudera Hindia.

Menurut David Schronbrun, seorang sejarawan dari Northwestern
University Afrika di Evanston, Illinois, kesimpulan ini sangat kuat.
Tapi, masih harus dilacak apakah para petani pisang di Afrika sekarang
merupakan keturunan langsung para petani pisang di masa lalu atau
sekelompok kecil masyarakat yang jejaknya tidak terlacak. Sebab, salah
satu pemukiman di Munsa, misalnya, hilang pada 1800.

Sumber:  Science
Penulis:         Wah





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Clean water saves lives.  Help make water safe for our children.
http://us.click.yahoo.com/CHhStB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke