Pendekatan Militer Hanya Ciptakan Lingkaran Setan

Jakarta, Kompas - Pemimpin Open Society Institute George Soros tidak
percaya upaya melawan ancaman terorisme, termasuk yang dilakukan di
Indonesia, dapat dilakukan dengan baik melalui pendekatan kekuatan
militer. Cara itu hanya akan menciptakan suatu bentuk lingkaran setan
aksi teror.

Pernyataan itu disampaikan Soros, Jumat (6/1), seusai menemui mantan
Presiden Abdurrahman Wahid dan sejumlah tokoh agama di Kantor The
Wahid Institute (TWI), Jakarta. Menurut Soros, ancaman teroris tidak
lagi menjadi bahasan utama, melainkan bagaimana suatu bangsa
menghadapi ancaman tersebut. ”Pertanyaannya adalah bagaimana Anda
menghadapi masalah itu. Saya tidak percaya ancaman terorisme dijawab
dengan pendekatan militer. Saya vokal mengkritik kebijakan Pemerintah
AS memerangi terorisme dengan cara seperti itu,” ujarnya.

Menurut Soros, aksi terorisme adalah suatu tindakan yang tidak dapat
diterima karena teroris dalam aksinya banyak membunuh orang tidak
bersalah demi suatu tujuan politik tertentu. ”Akan tetapi jika Anda,
korban aksi teror, memilih penyelesaian dengan berperang, maka orang
yang Anda perangi juga akan merasakan hal sama dengan yang Anda
rasakan terhadap teroris. Hal itu karena perang juga memakan korban
sipil tidak bersalah. Kondisi tersebut menciptakan suatu lingkaran
setan,” ujarnya. (dwa)





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Clean water saves lives.  Help make water safe for our children.
http://us.click.yahoo.com/CHhStB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke