Baraya,

Meunang beja.  

Hiji koran di Yordania Al Shihan oge geus nerbitkeun ieu seri kartun
tea. Alesanana?

Loba jelema protes... bari teu nyaho eusi ieu gambar. Jadi lolobana
ngan saukur protes tuturut munding meureun nya?

Ceuk eta koran.... Protes teh euweuh hartina, sabab kalah nambahan
goreng na imej kaum muslimin di mata dunya. 

Cenah... deuih. Beja ti beja!

Rh


Kontroversi kartun Nabi berlanjut
 
        
Pengunjuk rasa di Perancis
Gambar karikatur itu memicu protes dari Muslim sedunia
Berbagai surat kabar di Eropa menerbitkan kembali gambar karikatur
Nabi Muhammad SAW yang kontroversial meski dihujat Muslim sedunia,
untuk menunjukkan dukungan mereka kepada koran Denmark yang pertama
kali menerbitkannya.

Koran Perancis France Soir, Die Welt di Jerman, La Stampa di Italia
dan El Periodico di Spanyol memuat karikatur yang dianggap menghina
Nabi dan agama Islam itu.

Penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW itu di Denmark menyebabkan aksi
protes keras di beberapa negara Arab.

Muslim di Perancis marah setelah sebuah surat kabar memuat karikatur
Nabi Muhammad SAW dari koran Denmark yang diprotes keras oleh Muslim
sedunia.

Koran France Soir mengatakan mencetak karikatur yang menggambarkan
"dogma keagamaan" tidak memiliki tempat di masyakarat sekuler.

Menanggapi tindakan France Soir itu, pemerintah Perancis mengatakan
mendukung kebebasan pers namun menambahkan bahwa kepercayaan dan agama
harus dihormati.

Menghina Islam

Dibawah tulisan "Ya, kami berhak menggambar Tuhan", France Soir
memasang gambar kartun Tuhan dalam agama Budha, Yahudi, Islam dan
Kriten terbang di awan.

        
Beberapa gambar kartun menampilkan Nabi Muhammad sebagai teroris

Kartun itu memperlihatkan Tuhan agama Kristen mengatakan: "Jangan
mengeluh Muhammad, kami semua sudah pernah digambarkan dalam karikatur."

Kartun versi koran Denmark, beberapa menggambarkan Nabi Muhammad SAW
memakai sorban dengan bom di kepalanya, dimuat di halaman dalam koran
France Soir.

Koran itu mengatakan mereka memutuskan untuk menerbitkan kembali
kartun Denmark itu "karena dogma keagamaan tidak patut diberlakukan di
masyarakat demokratis dan sekuler".

Menteri dari 17 negara Arab pada hari Selasa mendesak pemerintah
Denmark untuk menghukum koran Denmark, Jyllands-Posten, yang pertama
kali menerbitkan kartun itu, karena tindakan yang mereka katakan
"menghina Islam".

Beberapa negara Arab menarik dutabesar mereka di Denmark dan menutup
kedutaannya di Copenhagen.

Jyllands-Posten meminta maaf tetapi menegaskan bahwa apa yang mereka
lakukan tidak melanggar hukum Denmark.






http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke