Kemiskinan Pemerintah Janji Buka 15 Juta Lapangan Kerja Jakarta, Kompas - Pemerintah berjanji akan membuka 15 juta lapangan kerja baru di lebih dari 50.000 desa untuk dua program pengentasan kemiskinan, yaitu pemberdayaan masyarakat dan bioenergi dalam tiga tahun mendatang.
Janji itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie seusai sidang kabinet paripurna tentang kemiskinan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (7/9). Dari program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM), akan tercipta sekitar 12,5 juta lapangan kerja baru di 50.000 desa di seluruh Indonesia hingga tahun 2009. Hitungan ini didasarkan pada pengalaman pelaksanaan PNPM yang telah dimulai tahun 1998. Ketika itu satu desa selama tiga tahun mampu menciptakan 250 lapangan kerja baru. Sementara 2,5 juta lapangan kerja baru lainnya akan muncul dari program bioenergi yang terutama ditujukan untuk penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja. "Sebanyak 20 persen dari pagu anggaran penanggulangan kemiskinan Rp 51 triliun akan digunakan untuk dua program itu. PNPM menggunakan anggaran Rp 2,6 triliun dan bioenergi menggunakan anggaran Rp 7,4 triliun. Dana akan diambil dari APBN," ujar Aburizal. Merasa tidak gagal Dia mengemukakan, PNPM adalah program lama yang dihidupkan kembali karena telah surut. Karena alasan itu, dia membantah kalau disebutkan bahwa pemerintah gagal menanggulangi kemiskinan yang terkait erat dengan penciptaan lapangan pekerjaan baru. "Program itu tidak gagal. Coba kalau tidak ada program ini, angka kemiskinan akan lebih tinggi lagi," ujar Aburizal. Sejak 1998 PNPM dilaksanakan, 34.200 telah menerima bantuan pengentasan kemiskinan. Sidang kabinet selain dihadiri para menteri juga dihadiri seluruh gubernur serta Presiden Komisaris PT Ciputra Group Ir Ciputra yang memaparkan upayanya untuk menyejahterakan rakyat dengan biaya murah melalui teknologi pertanian. Sidang kabinet dengan peserta sangat banyak ini dimaksudkan untuk peningkatan koordinasi pemerintah dalam menangani masalah kemiskinan. Penanganan masalah kemiskinan akan menjadi acuan keberhasilan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (INU/HAR) http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/ http://barayasunda.servertalk.in/index.php?mforum=barayasunda [Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
