Mahathir imbau gerilya Irak
 
        
Kampanye anti-perang di Malaysia
Mahathir Muhammad dikenal sebagai pengecam kebijakan Barat
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad menyerukan kepada
kelompok-kelompok perlawanan Irak agar terus membunuh tentara Amerika
Serikat.

Mahathir mengeluarkan seruan itu dalam acara peluncuran mahkamah
kejahatan perang tak resmi yang dibentuk untuk menyidangkan Presiden
Amerika Serikat, George Bush dan Perdana Menteri Inggris Tony Blair,
serta pihak-pihak lain atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Mahathir mengatakan hanya dengan mengirimkan pulang pasukan Amerika di
dalam peti mati-lah rakyat Amerika menyadari harga yang dibayarkan
dari petualangan militer ini.

Acara yang bertajuk Expose War Crimes, Criminalise War (Beberkan
Kejahatan Perang dan Pidanakan Perang) ini bertujuan untuk melarang
perang.

Pengecam Barat

Mahathir yang turun dari jabatannya empat tahun lalu setelah berkuasa
selama dua dekade, sudah lama menjadi pengecam Barat.

        
 Sejarah akan mengenan Blair dan Bush sebagai 'pembunuh anak-anak'
 
Mahathir Mohammad

Dr Mahathir kali ini mengatakan: "Apa itu Blair jika bukan orang yang
ikut membantai 500.000 anak Irak dan pendusta yang mengatakan kepada
warga Inggris bahwa Saddam memiliki WMD (Senjata Pemusnah Massal) yang
bisa diluncurkan terhadap Inggris dalam 45 menit?".

"Sejarah akan mengenan Blair dan Bush sebagai 'pembunuh anak-anak',"
kata Mahathir.BBC

Kirim email ke