|
Dear rekan2, Sedikit koreksi thd rekan Kreshna. Saya pernah mendengar hal tersebut di pelajaran biologi sewaktu SMA. Sepanjang ingatan saya percobaan tersebut dilakukan oleh Stanley Miller, dikenal dengan percobaan Urey-Miller. Dalam percobaan itu gas-gas (yang diperkirakan ada di bumi jaman purba - antara lain amonia, metana, hidrogen, dan uap air) dipanaskan dan diberi aliran listrik. Setelah beberapa saat (bbrp hari maybe) muncullah zat-zat di dasar tabung percobaan tersebut, yang ternyata adalah 3 jenis asam amino (dari sekitar 20 jenis asam amino pembentuk protein - sumber dasar kehidupan). Jadi dalam percobaan ini sama sekali tidak ada makhluk hidup yang muncul melainkan hanya unsur dasar pembentuk kehidupan (unsur-unsur pembentuk protein). Dengan adanya percobaan tersebut pendukung teori evolusi menyambut baik karena percobaan tersebut mendukung teori evolusi. Namun ada beberapa keberatan atas percobaan tersebut, antara lain karena suhu bumi purba mestinya demikian panas sehingga tidak mungkin ada gas amonia dan metana. Gas-gas yang seharusnya ada adalah nitrogen (N2), karbondisoksida (CO2) dan uap air (H2O). lmuwan Amerika, J. P. Ferris dan C. T. Chen mengulangi percobaan Miller dengan menggunakan lingkungan atmosfer yang berisi karbon dioksida, hidrogen, nitrogen, dan uap air; dan mereka tidak mampu mendapatkan bahkan satu saja molekul asam amino. kreshna amurwabumi wrote:
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** YAHOO! GROUPS LINKS
|
- Re: [Dharmajala] Re: Buku Harun Yahya yang Mendiskredi... Mnemosynian
- Re: [Dharmajala] Re: Buku Harun Yahya yang Mendis... perdana hadisantoso
- [Dharmajala] Re: Buku Harun Yahya yang Mendis... dh4rm4duta
- Re: [Dharmajala] Re: Buku Harun Yahya yan... perdana hadisantoso
- [Dharmajala] Re: Buku Harun Yahya yan... dh4rm4duta
- Re: [Dharmajala] Re: Buku Harun ... perdana hadisantoso
- [Dharmajala] Re: Buku Harun ... dh4rm4duta
- [Dharmajala] Re: Buku Ha... SWLiang
- Re: [Dharmajala] Re: Buku Harun Yahya yang Mendis... Johannes Sulistyo
- [Dharmajala] Re: Buku Harun Yahya yang Mendiskred... willyyandi
