Setuju bgt dgn  Safira' Comment
Kalau boleh G nambahin neh
Kadang kita lebih giat membantu di daerah daerah yg memang perlu bantuan sebut
saja Yogya bahkan qtynya sampai Milyaran rupiah sementara itu Kehidupan di
Jakarta masih banyak kaum papa yg hrs Puasa karena lapar,banyak Bayi
menjertitminta susu dan masih banyak lagi Elegi kehidupan di dekat kita tapi
kadang kita kurang concern ,malah kita concern ke Yg jauh .memang seh mereka di
sana membutuhkan atleast kita masih bisa concern membantu di dekat kita juga.

Buat G Pribadi gw justru lebih suka bantu yg anak jalanan karena gw dah lihat
sendiri gimana kehidupan mereka ,G yakin mereka juga menjerit dalam hatinya
karena mempunyai kehidupan seperti itu.




Best Regards And Thks
Sophian (Kat-Pack Dept)

PT.Katexindo Citramandiri
Jalan Jawa Block D No 29
KBN Cakung Jakarta14140




                                                                                
             safira luiz                                                        
             <[EMAIL PROTECTED]                                                
             com>                                                            To 
             Sent by:                    [email protected]             
             [EMAIL PROTECTED]                                             cc 
             ups.com                                                            
                                                                        Subject 
                                         Re: [Dharmajala] stop beri uang! !!    
             06/23/2006 01:24 PM                                                
                                                                                
                                                                                
              Please respond to                                                 
             [EMAIL PROTECTED]                                                
                   ups.com                                                      
                                                                                
                                                                                




Sekuntum teratai untuk anda semua, calon Buddha,

Sharing ya, Setujukah aku? Ya dan tidak.

Ya Setuju banget klo uang diganti dengan makanan
seperti yg disarankan.

Aku pribadi berpendapat lain. Kalau bilang STOP BERI
UANG, aku tidak setuju. Kalau dibilang kurangi beri
uang kepada anak jalanan atau klo dibilang Memberi
secara bijak, tentu aku setuju sekali.

Sebelum aku sharing ttg anak jalanan, dibenakku muncul
banyak pertanyaan yg mungkin bisa dijadikan bahan
pertimbangan sebelum kita semua memutuskan untuk Stop
beri uang.

Pertanyaanku +/- sbb:
1. Apakah dengan "stop beri uang" kita benar benar
sudah membantu anak jalanan itu utk tdk menjadi anak
jalanan????

2. Klo kita "Stop beri uang", apa komnas PA mau
memberikan perlindungan kepada anak anak jalanan itu,
mungkin berupa tempat tinggal, sekolah, pendidikan
mental (penyuluhan) dll???

3. Apa kita tahu klo anak jalanan ini benar benar
dapat uang sebegitu byk? brapa sampel anak jalanan yg
mana yg mereka tanya? Apakah data diambil dari anak
jalanan yg berkeliaran sekitar jam 11 malam keatas?

4. Kalau kita stop sama sekali utk memberi anak itu
uang, apakah tdk menutup kemungkinan justru anak anak
itu dimanfaatkan oleh jaringan narkoba. Wong daripada
tdk dpt makan, mending jualan drug. asyik cuman
ngantar doang dpt duit.


Sharing ttg anak jalanan

1. Beberapa tahun yg lalu terungkap peristiwa ada
seorang anak dari keluarga berkecukupan yg ditangkap
oleh sindikat anak, kemudian entah bagaimana mereka
membuat anak itu seperti org hilang ingatan (tdk ingat
teman dan ortu) mereka diajar bicara jorok, merokok,
berbicara bhs okem, kasar, dan disuruh minta minta
dijalan. Bila tdk dpt uang setoran, mereka dipukuli
dan tidak diberi makanan. Orang tua sianak sudah
melapor kepolisi ttg hilangnya anak tp tdk ketemu.
Akhirnya si Ibu mencari setiap hari dijalan. Sampai
suatu hari dia menemukan anaknya di prapatan jalan dg
pakaian dekil dan sdh tdk mengenalinya lagi. si Ibu
awalnya juga ragu apakah ini anaknya kok dekil n
kurang ajar juga bego. tapi naluri seorg Ibu tdk
mungkin salah. Akhirnya, (sy lupa bgaimana
disembuhkan) anak tsb sadar dan bercerita ttg sindikat
tsb tapi dia tdk tahu tptnya. Dia juga lupa teman
temannya yg mana yg dijadikan ngembel. Polisi juga tdk
dpt menangkap mrk hanya bisa menghimbau ortu utk
berhati hati.

2. Mungkin byk anak jalanan yg sulit berubah tp TDK
SEMUA anak jalanan itu jahat dan tidak bisa diatur.
Ada anak jalanan yg ada kaipangnya. ada juga sindikat
anak yg mengatur. ada juga benar benar anak jalanan yg
tidak dibwh naungan dua-duanya. Coba survey aja, klo
sudah jam 10 an malam, yg ada kaipangnya, anak anak
sudah dijemput pulang atawa pulang berbarengan.
Sedangkan yg tdk ada kaipangnya, setelah jam 11:30 -
12:00 keatas mereka masih ada dijalan, dikolong
jembatan, dijembatan penyebrangan atau tpt
tersembunyi. Anak anak yg tdk ada kaipangnya justru
kasihan, mrk kekurangan mkn, dizalimi oleh anak
jalanan yg lebih besar usianya. Jadi tak heran kalau
anak jalanan model apapun, punya kaipang atau tdk,
mereka sudah mengenal seks sejak dini.
Pernah ku lihat mereka makan makanan di tong sampah
dan minum bekas orang lain. Apakah mereka sengaja agar
menghara birukan hati org lain? aku rasa tidak. memang
yg benar benar spt itu sedikit sekali. Tapi apakah
mereka bukan manusia????????

SARAN :

1. Bila ingin memberikan anjuran maka lebih baik orang
lain juga dikasih tahu plus dan minus dari tidak beri
uang ke anak jalanan. Klo ketemu orang yg malas mikir
atau pelit, klop dah. Dgn memberi info akibat plus dan
minus dari stop beri uang, maka orang akan memutuskan
dengan hati nuraninya. Jgn jeleknya aja yg di info.
org gampang termakan iklan.

2. Informasikan kepada masyarakat (klo benar benar
komnas PA mau membantu) Bila ditemukan anak jalanan,
tolong di tanya apakah mereka punya orang tua, sdr,
bila tdk, mohon anak jalanan tsb di bawa ke KOmnas PA
untuk mendpatkan tpt tinggal dan penyuluhan. MISALnya.

3. ide lainnya.

4. Ktnya klo kasih duit berarti mrk betah dijalan
akibat tdk langsung dari perbuatan kita. KLo
menurutku, ngasih atau tdk, mereka tetap dijalan krn
mereka tdk punya tempat bernaung. Ya hidupnya dijalan.
Kecuali LSM dan Komnas PA punya program yg baik utk
mereka untuk tpt tinggal, pendidikan, penyuluhan. Bila
tdk ada maka No action talk only, buat apa????? bikin
karma buruk aja.


Semoga bermanfaat.

w/ metta


--- "Rohana Huang ( PCI )" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>
>
> Setujukah Anda ???
>
>
>
>
>
>  Kita membuang Rp 1,5 milyar receh setiap hari
> Sadarkah Anda, bahwa kita, penduduk Jakarta, setiap
> harinya membuang uang
> receh hingga mencapai 10 digit setiap harinya, ke
> jalanan. Mari kita
> berhitung. Jumlah anak jalanan di Jabodetabek saat
> ini berdasarkan data
> terakhir dari Komisi Nasional Perlindungan Anak
> (Komnas PA) mencapai angka
> 75.000. Pendapatan mereka seharinya bisa mencapai Rp
> 20.000 – Rp 30.000.
> Bila kita ambil Rp 20.000 dikalikan 75.000 anak,
> berarti kita membuang uang
> receh (cepek, gopek, seceng) sebesar 1.500.000.000
> alias 1,5 milyar per
> hari!
>
> Kita membuat mereka betah di jalan
> Perhitungan matematis di atas menimbulkan satu
> pertanyaan ironik yang besar.
> Bisa jadi kitalah yang membuat anak-anak itu betah
> berada di jalan. Dengan
> mengamen, mengemis, menyapukan kemoceng di atas
> dashboard mobil, atau
> menyodorkan amplop sumbangan – satu anak jalanan
> usia SD bisa memiliki
> penghasilan yang beda tipis dengan lulusan diploma.
> Begitu mudah bagi
> mereka. Tanpa perlu capek-capek sekolah, susah-susah
> melamar kerja, toh
> hasilnya hampir sama.
> Jajan, main dingdong, dan setoran
> Tanpa maksud menggurui, Sahabat Anak sepakat dengan
> salah satu program
> UNICEF, yakni berhenti memberi uang kepada anak-anak
> jalanan. Dari sekian
> penelitian yang dilakukan sejumlah LSM, uang yang
> diperoleh anak-anak
> marjinal ini, sebagian besar tidak mendukung
> peningkatan kesejahteraan
> mereka. Jajan, ada di peringkat pertama; main
> dingdong atau permainan
> elektronik lainnya, menjadi pilihan kedua; terakhir,
> setoran ke orang tua
> atau inang/senior sebagai pelindung mereka di
> jalanan. Jadi, bocah-bocah
> berpenampilan kumuh ini pun tetap miskin, tetap
> terancam putus sekolah, dan
> tetap berkeliaran di jalan.
>
> Siapkan biskuit, permen, susu kotak
> Setelah memahami penjelasan di atas, keputusan
> dikembalikan kepada Anda
> semua. Mari, menjadi sahabat anak yang tidak
> memanjakan, tapi melakukan
> tindakan serta bantuan yang langsung bisa mereka
> nikmati. Sebagai pengganti
> uang receh, berikan mereka nutrisi bergizi atau
> barang layak pakai. Mulai
> sekarang, sediakan dalam tas atau mobil Anda:
> biskuit, permen, buah, susu
> kotak/botol, atau barang-barang bermanfaat lainnya
> – yang langsung bisa
> diberikan saat tangan-tangan kecil itu menengadah di
> dekat Anda.
>
> Sumber: http://www.sahabatanak.com/
> <http://www.sahabatanak.com/>
>
>
>
>


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara
mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari
belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para
guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke