Ampun sama yang satu ini, Bikkhu gadungan.
Hari Sabtu, tanggal 17 February 2007, kurang lebih jam 11:30 siang di tangga
penyebrangan bus way harmoni berdiri tegak seorang pria dengan tubuh biasa
biasa saja, tidak gemuk atau kurus, tidak tinggi maupun pendek, kepala gundul,
pake jubah bikkhu warnanya seperti jubah bhikkhu theravada tapi model jubahnya
seperti yang dipakai biksu Mahayana.
Berdiri dipojok dan membawa patta. Kulihat didalamnya ada beberapa lembar
uang. Ia sangat ramah, tersenyum dan mengangguk pada setiap orang yang lewat
sambil beranjali sebelah tangan. Tidak digubris orang, ia pun tetap tersenyum.
Ketika berjalan turun dan mulai melewatinya, ia pun memberi hormat dan
beranjali. Aku cukup kesal dan mulai berpikir yang baik baik saja. Beberapa
menit, aku berdiri disampingnya, ragu benar hati ini. Akhirnya aku memberanikan
diri menyapa bikkhu gadungan (mungkin) dengan bahasa mandarin yang patah patah.
Astaga, ternyata dia tidak bisa menjawab dan dia mengeleng-gelengkan kepala
tanda dia tidak mengerti bahasa mandarin. Lalu aku tanya dengan menggunakan
bahasa Indonesia, ternyata dia juga menggeleng-gelengkan kepala. Mukanya bikksu
itu muka tionghoa banget loh. Waktu aku mau ajak dia ke Ekayana dengan bahasa
isyarat, dia malah ketakutan. Akhirnya aku garuk garuk kepala dan berlalu tanpa
memberikan dana apapun padanya.
Nah, teman temin sedharma, next time klo aku ketemu lagi, apa dong yang harus
kulakukan???? adakah sukarelawan dari wihara/ cetya yang bersedia saya hubungi
untuk membawanya kewihara terdekat?
Menurutku ini sungguh memalukan. Patta bukanlah tempat uang.
Setiap orang punya hak untuk melakukan sesuatu dan kita juga harus belajar
untuk tidak melekat. Itu saya sangat setuju tapi haruslah diingat bahwa tidak
melekat bukan berarti dapat melakukan sesuatu atas nama Dhamma seenaknya dewe.
Tul tidak? ???
Vera <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear all,
kalo memang menemukan hal seperti ini, dapat membawanya ke wihara yang terdekat
(harus yang ada biku/biksu seniornya) atau paling tidak dapat membawa ke kantor
KASI Plasa Sentral Lt. 2. Disana setiap hari ada staf sekretariat yang bertugas.
Dan saya juga mendapat informasi bahwa di sekitar kampus Binus juga sudah
didatangi oleh biksu gadungan ini. beberapa kali ada yang menelepon saya, bahwa
mereka menemukan biksu gadungan ini di sekitar batu sari, rawa belong dan
kampus anggrek.
Thanks.
Regards,
V e r a
Be Happy, Be Mindfull
----- Forwarded Message ----
From: Haryanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: Undisclosed-Recipient:;@link.net.id
Sent: Tuesday, February 13, 2007 9:26:02 AM
Subject: Fw: Bhikhu Gadungan
Salam,
Saya yakin saya juga pernah melihat orang berpakaian Bhikhu ini di sekitar
kebon sirih, sabang, thamrin dan sekitarnya. Sementara saat ini hal ini
tidak akan mengganggu ketertiban. Hanya sangat disayangkan sekali apabila
contoh ini kemudian suatu hari dijadikan trend untuk mengemis. Membawa nama
sebuah komunitas keagamaan yang tidak demikian rupanya dan keadaannya dan
cara2nya.
Kemunduran Pandangan Benar terhadap Pemuka Agama Buddha pasti akan terusik
suatu hari apabila pihak yang berwenang dan organisasi Buddhis berdiam
terhadap hal ini.
Regards,
AQuang
----- Original Message -----
From: "Wiliyanti" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <Undisclosed-Recipient:;>
Sent: Monday, February 12, 2007 2:44 AM
Subject: Fw: Bhikhu Gadungan
> Dear All,
>
> saya mo nambahin sedikit nih...saya melihat kejadian yang sama, tapi
> sayang
> saat itu saya tidak mengambil gambarnya.
> Kejadian sperti itu sudah berkali-kali saya lihat di daerah kantor saya
> dikawasan Thamrin (sekitar Menara BDN dan Jalan Sabang), yaitu skitar jam
> 8an pagi, Bhikkhu itu sedang berdiri dibawah jembatan penyebrangan depan
> Menara Thamrin, dan saat saya sedang makan siang di kantin basement
> kantor,
> Bhikkhu itu sedang meminta sumbangan kepada setiap orang yang makan. Bisa
> disimpulkan Bhikhu itu beraksi ketika orang2 kerja sedang berada diluar
> kantor (mau masuk kerja dan sedang makan siang) atau di dpan pintu masuk
> perkantoran.
>
> Saya hanya meneruskan info ini dan semoga pihak yang berwenang atau
> organisasi2 Buddhis bisa mengambil tindakan untuk mencegah kekeliruan
> pandangan dari orang awam mengenai pemuka agama Buddha.
>
> Thanks,
> Wili Yanti
>
>
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Yopi S" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "Desi Chairuman" <[EMAIL PROTECTED]>; "charis"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "Noviarie C.T" <[EMAIL PROTECTED]>;
> "Winda
> Asrina" <[EMAIL PROTECTED]>; "adhi lukman" <[EMAIL PROTECTED]>;
> "Desi
> Susanti" <[EMAIL PROTECTED]>; "sintya dp" <[EMAIL PROTECTED]>;
> "rivaldo_mahadika" <[EMAIL PROTECTED]>; "yung fa -"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "Fani laurent" <[EMAIL PROTECTED]>;
> "funny" <[EMAIL PROTECTED]>; "yoe fen" <[EMAIL PROTECTED]>; "Sopyan Hari"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "ifandi" <[EMAIL PROTECTED]>; "erna juwita
> sari"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "topel" <[EMAIL PROTECTED]>; "Topel"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "Wiliyanti" <[EMAIL PROTECTED]>; "Willy"
> <[EMAIL PROTECTED]>; "Yus" <[EMAIL PROTECTED]>; "Yus"
> <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Monday, February 12, 2007 4:07 PM
> Subject: Bhikhu Gadungan
>
>
>> Hai All.
>>
>> Peristiwa menyedihkan dan memalukan yang selama ini
>> mencoreng kita sebagai budhis. Hal seperti ini sudah
>> bukan berita biasa lagi. tapi belum ada tindakan yang
>> cukup nyata dari para organisasi Budhis maupun
>> tokoh-tokoh Budhis. semoga email ini jadi sekedar
>> pengetuk hati kita untuk membabarkan kebenaran bahwa
>> Ulama Budhis (Bikhu/Bhante) tidak seperti
>> gambar-gambar tersebut.
>>
>> salam.
>> Yopi.
>>
>> NB : Pics tsb diambil di sebelah Sarinah Thamrin
>> Jakarta, saya sempat mengikuti Bhikhu/Bhante gadungan
>> ini "mengemis" dengan logat mandarinnya. tidak perduli
>> mengemis kepada siapa saja dari tukang ojek, kedai
>> pinggir jalan, maupun warung rokok.
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> ____________________________________________________________________________________
>> Have a burning question?
>> Go to www.Answers.yahoo.com and get answers from real people who know.
>
---------------------------------
TV dinner still cooling?
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
---------------------------------
Never miss an email again!
Yahoo! Toolbar alerts you the instant new Mail arrives. Check it out.