Bhikku yang taat pada vinaya, dalam bahasa Inggeris disebut MONK.... Bhikku yang menyimpang dari vinaya, dalam bahasa Inggeris disebut MONKEY.......:-)
salam, tda On Mon, 12 Feb 2007, Vera wrote: > Dear all, > kalo memang menemukan hal seperti ini, dapat membawanya ke wihara yang > terdekat (harus yang ada biku/biksu seniornya) atau paling tidak dapat > membawa ke kantor KASI Plasa Sentral Lt. 2. Disana setiap hari ada staf > sekretariat yang bertugas. > > Dan saya juga mendapat informasi bahwa di sekitar kampus Binus juga sudah > didatangi oleh biksu gadungan ini. beberapa kali ada yang menelepon saya, > bahwa mereka menemukan biksu gadungan ini di sekitar batu sari, rawa belong > dan kampus anggrek. > > > Thanks. > > Regards, > V e r a > > Be Happy, Be Mindfull > > > > > > > ----- Forwarded Message ---- > From: Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> > To: Undisclosed-Recipient:;@link.net.id > Sent: Tuesday, February 13, 2007 9:26:02 AM > Subject: Fw: Bhikhu Gadungan > > Salam, > > Saya yakin saya juga pernah melihat orang berpakaian Bhikhu ini di sekitar > kebon sirih, sabang, thamrin dan sekitarnya. Sementara saat ini hal ini > tidak akan mengganggu ketertiban. Hanya sangat disayangkan sekali apabila > contoh ini kemudian suatu hari dijadikan trend untuk mengemis. Membawa nama > sebuah komunitas keagamaan yang tidak demikian rupanya dan keadaannya dan > cara2nya. > > Kemunduran Pandangan Benar terhadap Pemuka Agama Buddha pasti akan terusik > suatu hari apabila pihak yang berwenang dan organisasi Buddhis berdiam > terhadap hal ini. > > Regards, > AQuang > > > ----- Original Message ----- > From: "Wiliyanti" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <Undisclosed-Recipient:;> > Sent: Monday, February 12, 2007 2:44 AM > Subject: Fw: Bhikhu Gadungan > > >> Dear All, >> >> saya mo nambahin sedikit nih...saya melihat kejadian yang sama, tapi >> sayang >> saat itu saya tidak mengambil gambarnya. >> Kejadian sperti itu sudah berkali-kali saya lihat di daerah kantor saya >> dikawasan Thamrin (sekitar Menara BDN dan Jalan Sabang), yaitu skitar jam >> 8an pagi, Bhikkhu itu sedang berdiri dibawah jembatan penyebrangan depan >> Menara Thamrin, dan saat saya sedang makan siang di kantin basement >> kantor, >> Bhikkhu itu sedang meminta sumbangan kepada setiap orang yang makan. Bisa >> disimpulkan Bhikhu itu beraksi ketika orang2 kerja sedang berada diluar >> kantor (mau masuk kerja dan sedang makan siang) atau di dpan pintu masuk >> perkantoran. >> >> Saya hanya meneruskan info ini dan semoga pihak yang berwenang atau >> organisasi2 Buddhis bisa mengambil tindakan untuk mencegah kekeliruan >> pandangan dari orang awam mengenai pemuka agama Buddha. >> >> Thanks, >> Wili Yanti >> >> >> >> >> >> >> ----- Original Message ----- >> From: "Yopi S" <[EMAIL PROTECTED]> >> To: "Desi Chairuman" <[EMAIL PROTECTED]>; "charis" >> <[EMAIL PROTECTED]>; "Noviarie C.T" <[EMAIL PROTECTED]>; >> "Winda >> Asrina" <[EMAIL PROTECTED]>; "adhi lukman" <[EMAIL PROTECTED]>; >> "Desi >> Susanti" <[EMAIL PROTECTED]>; "sintya dp" <[EMAIL PROTECTED]>; >> "rivaldo_mahadika" <[EMAIL PROTECTED]>; "yung fa -" >> <[EMAIL PROTECTED]>; "Fani laurent" <[EMAIL PROTECTED]>; >> "funny" <[EMAIL PROTECTED]>; "yoe fen" <[EMAIL PROTECTED]>; "Sopyan Hari" >> <[EMAIL PROTECTED]>; "ifandi" <[EMAIL PROTECTED]>; "erna juwita >> sari" >> <[EMAIL PROTECTED]>; "topel" <[EMAIL PROTECTED]>; "Topel" >> <[EMAIL PROTECTED]>; "Wiliyanti" <[EMAIL PROTECTED]>; "Willy" >> <[EMAIL PROTECTED]>; "Yus" <[EMAIL PROTECTED]>; "Yus" >> <[EMAIL PROTECTED]> >> Sent: Monday, February 12, 2007 4:07 PM >> Subject: Bhikhu Gadungan >> >> >>> Hai All. >>> >>> Peristiwa menyedihkan dan memalukan yang selama ini >>> mencoreng kita sebagai budhis. Hal seperti ini sudah >>> bukan berita biasa lagi. tapi belum ada tindakan yang >>> cukup nyata dari para organisasi Budhis maupun >>> tokoh-tokoh Budhis. semoga email ini jadi sekedar >>> pengetuk hati kita untuk membabarkan kebenaran bahwa >>> Ulama Budhis (Bikhu/Bhante) tidak seperti >>> gambar-gambar tersebut. >>> >>> salam. >>> Yopi. >>> >>> NB : Pics tsb diambil di sebelah Sarinah Thamrin >>> Jakarta, saya sempat mengikuti Bhikhu/Bhante gadungan >>> ini "mengemis" dengan logat mandarinnya. tidak perduli >>> mengemis kepada siapa saja dari tukang ojek, kedai >>> pinggir jalan, maupun warung rokok. >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> ____________________________________________________________________________________ >>> Have a burning question? >>> Go to www.Answers.yahoo.com and get answers from real people who know. >> > > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Food fight? Enjoy some healthy debate > in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A. > http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545367
