Hi juga dear Ika,
Pertanyaan kamu benar2 nyambung ama rasa penasaran yang selama ini saya pendam
sendiri.
Kalau saya pribadi pikir itu dari kumpulan pengalaman para meditator dan dari
pengalaman langsung.. semacam insight.
Tapi harus kritis juga ya, kita gak boleh mudah percaya dan telen mentah-mentah
apapun yang ada di kitab suci itu. Bukankah Buddha yang bijak juga berkata
demikian? Buktikan kata dia.
Karena itu rajin2lah mengamati kehidupan dan bermeditasi. Mungkin kita bisa
jadi 'jagoan' juga.
Yang jelas dari pengalaman minggu lalu waktu saya meditasi ADS. Suhu khofa yang
membimbing disitu sharing pengalaman bahwa kalau orang meditasi bisa sampai
terbang sampai langit-langit (dalam arti yang sesungguhnya). Aku juga tidak
akan percaya kalau belum membuktikan. Itu aja udah aneh banget... makanya
asyiknya di Buddhism.. kita nggak harus percaya semuanya kalau belum
membuktikan sendiri. No Blind Faith.. it's no good for the mind. Jangan sampai
kemakan kebohongan dan mudah dibodohi. Bhikku/ni pun kalau udah berlatih dan
punya kesaktian tidak boleh memamerkan. Jadi rada2 secret juga hal2 sakti
seperti itu. gak bisa diomongin lagi kalau udah sampai tahap itu.
Sekian sharingnya,
Maaf kalau ada kata2 yang menyinggung atau menggurui. Tidak ada maksud sama
sekali, saya cuma mencoba sharing saja
Metta,
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com