Tuh....
keluar "em-em"-an..
bisa di zoom lagi.... estimasi berapa keluar "em"nya...?
hayo ngacung....
:D
Johan
Ayom Rahwana wrote:
Pak,
khan kasihan yang 'tua-tua' yang dulu sudah kena palak pak? Dulu sudah
keluar duit 'em-em-an' untuk dapat izin trus sekarang 'seenaknya' aja
pemain2 baru masuk dengan nggak bayar duit besar... yang dulu belum
balik modal atuh pak... :D
*** tidak mewakili pikiran sendiri ataupun pikiran orang lain... cuma
sekedar membayangkan ****
Terima kasih
----- Original Message ----- From: "johanfirdi"
<[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, May 01, 2007 1:55 PM
Subject: [dirpji] Re: Postel: Peralatan ISP dan NAP Curang Akan Disita
daripada saling iri, sakit hati...sdh bayar ijin bhp, dsbnya.
udah bebaskan semuanya dari ijin isp dan nap. semua bebas ambil bw
internet dan jual bw internet dari siapa dan kemana.
postel gak repot2 razia... gak perlu tarik bhp, dengan dibuka
industri sebesar-besarnya...akan membuka lapangan pekerjaan. Itu
lebih LUHUR dan BERMARTABAT daripada satu ditarik bhp, isr, dll,
sedangkan yang lain tidak. Yg buat rt-rw net saya yakin mencari
sesuap nasi, karena nasib tidak beruntung aja mereka tidak duduk di
postel atau duduk di operator seluler, saudara tua, saudara muda yg
orang-orang yg didalamnya cukup kenyang sehingga mengatasnamakan
keadilan memberangus mereka.
kalau sdh beginikan kan betul2 equal treatment.
Indonesia dari sabang sampai merauke....
apa postel akan sanggup mengawasi setiap jengkal kecamatan di seluruh
Indonesia ?.
dari dulu sampai yg sekarang yg katanya praktek monopoli dibuka
hingga tinggal 2 operator aja...tetap tidak meningkatkan teledensitas
pengguna telpon maupun internet.
Bisnis internet/isp bisa dimulai dengan modal 150 jt, so siapa yg
punya uang dan keahlian bisa berusaha. Tidak perlu butuh modal otak
dalam-dalam.
Jangan berlindung dibalik perlindungan konsumen, ijin isp/nap
dikomersialisasikan. Konsumen lebih pintar...dan lebih punya banyak
pilihan untuk memilih.
Postel fokus aja bagaimana menumbuhkan industri IT hardware &
software yg lebih berbasis brain knowledge.
Menumbuhkan pusat riset-riset unggulan dan enteprenur muda shg mampu
mencetak alat wifi sendiri, buat chipset sendiri.
itu lebih BERMARTABAT.
Johan
Meneer Tutut wrote:
kalo kamu di posisi yg di rugikan gimana jo ?
----- Original Message ----- From: "johanfirdi"
<[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, May 01, 2007 11:11 AM
Subject: [dirpji] Re: Postel: Peralatan ISP dan NAP Curang Akan Disita
maaf, saya mewakili end-user atau rakyat biasa....
sebetulnya yg diuntungkan itu adalah kami...rakyat biasa....dapet
banyak pilihan, dgn harga semurah mungkin.
saya gak mau pusing...kalian punya ijin nap, isp, ijin rt, ijin rw,
ijin mbah maridjan pun.. saya gak mau.
yg penting layanan bagus, support bagus, harga terjangkau.
kalau gak puas....
saya pindah ke yang lain..
kata eyang gus dur: gitu aja kok repot.
wong cuman bisnis "pipa" aja kok ribut....
inilah akibatnya kalau industri IT hampir identik dengan
internet/pipa.
Tapi gpp ini masih euforia internet...
apakah bisnis internet masih gemuk ada dagingnya atau sdh tinggal
tulang belulang ?.
peace,...
Johan
-- Informal ISP Technical ( sometimes dirpji :p ) Discussion.
-- Informal ISP Technical ( sometimes dirpji :p ) Discussion.
-- Informal ISP Technical ( sometimes dirpji :p ) Discussion.
-- Informal ISP Technical ( sometimes dirpji :p ) Discussion.
-- Informal ISP Technical ( sometimes dirpji :p ) Discussion.