wartaeGov.com - http://adf.ly/IOS

Departemen Komunikasi dan Informatika mengembangkan aplikasi Sistem Informasi 
Manajemen Daerah yang disebut e-Province. Aplikasi ini memungkinkan bagi 
pemerintah provinsi untuk mengintegrasikan data dari seluruh kabupaten/kota di 
wilayah mereka.

Menurut Direktur e-Government Depkominfo Herry Abdul Azis, pihaknya saat ini 
sedang mengembangkan berbagai macam aplikasi e-Government untuk digunakan oleh 
instansi pemerintah daerah setingkat Provinsi.

Ada 14 aplikasi yang telah selesai dan siap diimplementasikan. 14 aplikasi eGov 
tersebut antara lain :
- Aplikasi Pendidikan
- Aplikasi Pariwisata
- Aplikasi Perikanan
- Aplikasi Peternakan
- Aplikasi Perkebunan
- Aplikasi Pertanian
- Aplikasi Informasi hukum
- Aplikasi Kepegawaian
- Aplikasi Pendapatan Daerah
- Aplikasi e-Arsip
- Aplikasi e-Office
- Aplikasi SMS Center
- Aplikasi e-Libray
- Aplikasi Kantor Maya

ke-14 aplikasi tersebut telah saling terintegrasi satu dengan yang lain. 
Sehingga, duplikasi data tidak lagi terjadi. Namun, Herry mengakui bahwa di 
beberapa Pemda telah menciptakan aplikasi eGov yang sektornya sama dengan yang 
dikembangkan oleh Depkominfo, meskipun jumlahnya beragam.

"Misalnya, Pemprov A punya 2 dari 14 yang kita punya, atau Pemprov B punya 5 
dari 14 yang ada. Tidak masalah, mereka bisa tetap menggunakan aplikasi milik 
mereka sendiri, karena aplikasi dari kita bersifat open source dan mendukung 
interoperabilitas," jelas Herry.

Bagi Herry, dengan sifat aplikasi yang open source, aplikasi yang telah 
dikembangkan oleh Depkominfo ini bisa dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan 
masing-masing Pemda.

Aplikasi eGov yang disebut juga e-Province ini memang menyasar institusi 
setingkat Provinsi, terutama yang telah mampu mengintegrasikan kabupaten/kota 
yang ada di wilayah masing-masing.

Kirim email ke