Jangan-jangan yang mau diajak cuma butuh "BAGAIMANA CARANYA...."--HOW TO-nya...

Atau, malah cuma butuh Dana-nya untuk kembangkan sendiri aplikasi berbasiskan 
Kompetensi Daerah-nya (mungkin...)

Salam,
Sulzer Jusman






________________________________
From: Sukaliman <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, July 16, 2009 9:41:24 PM
Subject: RE: [eGovIndonesia] Depkominfo Kembangkan e-Province

  
Nah, kalo fungsi ngajak-ngajak gini, mungkin lebih tepat Depkominfo. Namun
sebaiknya koordinasi dulu antar departemen, departemen mana yg lebih pas,
atau gimana pembagian tugasnya...( tugas berat ya Mas Ibenk)..

Salam

> Nah, bagaimana para Pemerintah Daerah, apakah siap share aplikasi? Jangan2
> malah menumbuhkan "bisnis" baru antar Pemerintah Daerah. Kasihan bagi
> Pemerintah Daerah yang lemah, bisa jadi korban diboongin sana-sini,
> swasta/
> negara, Hehehehehe.. .... guyon lho... :P Pemerintah Daerah siap share
> aplikasi, Depkominfo siap fasilitasi. Belanja software bisa lebih ditekan,
> dirubah menjadi peningkatan kemampuan SDM Pemerintah Daerah utk bisa
> memanfaatkan kekayaan software e-government dari berbagai sumber sesuai
> dengan kebutuhan.
>
> Thanks
>
>
>
> Sukses selalu,
>
> Ibenk
>
>
>
> From: egov-indonesia@ yahoogroups. com
> [mailto:egov-indonesia@ yahoogroups. com]
> On Behalf Of Sukaliman
> Sent: 16 Juli 2009 19:41
> To: egov-indonesia@ yahoogroups. com
> Subject: RE: [eGovIndonesia] Depkominfo Kembangkan e-Province
>
>
>
>
>
> He..he.., implemented setujunya Pak Ibenk, bagi daerah yg tdk memiliki
> kemampuan belanja, alokasi Depkominfo utk bikin aplikasi di-dekon-kan saja
> ke daerah yg siap secara teknis, trus hasilnya dishare kedaerah laen
> dengan fasilitasi Depkominfo. Jadi di Depkominfo cukup dialokasikan dana
> utk bikin RPP dan fasilitasi saja. Kalo bikin Depkominfo bikin aplikasinya
> nggak pake alokasi dana (serba swa), alhamdulillah, langsung bagiin aja ke
> daerah atau disiapkan dlm site departemen. Semoga setuju ya Pak. Amin.
>
> Salam
> sukaliman
>
>> Yup setuju, Pak. Daerah masih boleh mengembangkan sendiri kok. Tapi
>> realitas
>> juga menunjukkan banyak Pemerintah Daerah yang tidak memiliki kemampuan
>> belanja atau bikin sendiri software-software e-government, sehingga
>> penyediaan aplikasi integral seperti ini, saat ini masih sangat
>> diperlukan.
>> Alternatif bagi Pemerintah Daerah yang memerlukan. Tinggal sinergi saja,
>> mana yang sudah dibangun Pemerintah Daerah dan mana yang ingin
>> dikembangkan
>> melengkapi yang sudah ada di daerah. Nantinya diharapkan, sesuai RPP
>> e-government (dapat di download di www.egovindonesia. org) belanja
>> aplikasi
>> sejenis dapat dikurangi, dengan terlebih dahulu ambil versi open source
>> yang
>> sudah tersedia, dari produk manapun, baik pusat maupun daerah. Supaya
>> belanja aplikasi sejenis tidak membebani anggaran negara/daerah.
>>
>> Thanks
>>
>>
>>
>> Sukses selalu,
>>
>> Ibenk
>>
>>
>>
>> From: egov-indonesia@ yahoogroups. com
> <mailto:egov- indonesia% 40yahoogroups. com>
>> [mailto:egov-indonesia@ yahoogroups. com
> <mailto:egov- indonesia% 40yahoogroups. com> ]
>> On Behalf Of Sukaliman
>> Sent: 15 Juli 2009 20:02
>> To: egov-indonesia@ yahoogroups. com
> <mailto:egov- indonesia% 40yahoogroups. com>
>> Subject: Re: [eGovIndonesia] Depkominfo Kembangkan e-Province
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Ha...ha..ha, kalau yg ginian semua digarap Departemen (Kominfo) kapan
>> org
>> daerah bisa maju. Beberapa tahun lalu ada konsep Depdagri (Pusdatin),
>> tiap
>> daerah diberi beban membangun beberapa aplikasi, dan hasil kerjaannya di
>> share ke daerah laen, dan sebaliknya. Yg penting struktur datanya
>> seragam.
>> Soal aplikasi serahkan industri IT.
>>
>>> wartaeGov.com- http://adf.ly/IOS
>>>
>>> Departemen Komunikasi dan Informatika mengembangkan aplikasi Sistem
>>> Informasi Manajemen Daerah yang disebut e-Province. Aplikasi ini
>>> memungkinkan bagi pemerintah provinsi untuk mengintegrasikan data dari
>>> seluruh kabupaten/kota di wilayah mereka.
>>>
>>> Menurut Direktur e-Government Depkominfo Herry Abdul Azis, pihaknya
>>> saat
>>> ini sedang mengembangkan berbagai macam aplikasi e-Government untuk
>>> digunakan oleh instansi pemerintah daerah setingkat Provinsi.
>>>
>>> Ada 14 aplikasi yang telah selesai dan siap diimplementasikan. 14
>>> aplikasi
>>> eGov tersebut antara lain :
>>> - Aplikasi Pendidikan
>>> - Aplikasi Pariwisata
>>> - Aplikasi Perikanan
>>> - Aplikasi Peternakan
>>> - Aplikasi Perkebunan
>>> - Aplikasi Pertanian
>>> - Aplikasi Informasi hukum
>>> - Aplikasi Kepegawaian
>>> - Aplikasi Pendapatan Daerah
>>> - Aplikasi e-Arsip
>>> - Aplikasi e-Office
>>> - Aplikasi SMS Center
>>> - Aplikasi e-Libray
>>> - Aplikasi Kantor Maya
>>>
>>> ke-14 aplikasi tersebut telah saling terintegrasi satu dengan yang
>>> lain.
>>> Sehingga, duplikasi data tidak lagi terjadi. Namun, Herry mengakui
>>> bahwa
>>> di beberapa Pemda telah menciptakan aplikasi eGov yang sektornya sama
>>> dengan yang dikembangkan oleh Depkominfo, meskipun jumlahnya beragam.
>>>
>>> "Misalnya, Pemprov A punya 2 dari 14 yang kita punya, atau Pemprov B
>>> punya
>>> 5 dari 14 yang ada. Tidak masalah, mereka bisa tetap menggunakan
>>> aplikasi
>>> milik mereka sendiri, karena aplikasi dari kita bersifat open source
>>> dan
>>> mendukung interoperabilitas, " jelas Herry.
>>>
>>> Bagi Herry, dengan sifat aplikasi yang open source, aplikasi yang telah
>>> dikembangkan oleh Depkominfo ini bisa dikustomisasi sesuai dengan
>>> kebutuhan masing-masing Pemda.
>>>
>>> Aplikasi eGov yang disebut juga e-Province ini memang menyasar
>>> institusi
>>> setingkat Provinsi, terutama yang telah mampu mengintegrasikan
>>> kabupaten/kota yang ada di wilayah masing-masing.
>>>
>>>
>>
>>
>>
>> Checked by AVG - www.avg.com
>> Version: 8.5.375 / Virus Database: 270.13.13/2236 - Release Date:
>> 07/13/09
>> 17:57:00
>>
>>
>
>
>
> Checked by AVG - www.avg.com
> Version: 8.5.375 / Virus Database: 270.13.16/2240 - Release Date: 07/15/09
> 17:58:00
>
>


   


      

Kirim email ke