kalo bisa depkominfo bisa melakukan koordinasi dengan departemen 
keuangan dan departemen yg berwenang untuk bersepakat struktur 
databasenya agar data yg ada dalam e-province juga bisa dipake sebagai 
dasar untuk menentukan besaran DAU atau DAK, dan dana2 pusat lainnya, 
sehingga ada manfaat ganda selain hanya sebagai informasi kepada 
masyarakat, kalo hanya ngisi data, nangsibnya juga akan sama dengan SIM2 
lain yg sudah diintrodusir, .. harapan saya kalo penentuan besaran 
transparan maka daerah pasti akan mensupport kontinuitas updating 
datanya, ... ini sekedar saran saja

salam, djani judantoro
june_knows wrote:
>
>
> wartaeGov.com - http://adf.ly/ IOS <http://adf.ly/IOS>
>
> Departemen Komunikasi dan Informatika mengembangkan aplikasi Sistem 
> Informasi Manajemen Daerah yang disebut e-Province. Aplikasi ini 
> memungkinkan bagi pemerintah provinsi untuk mengintegrasikan data dari 
> seluruh kabupaten/kota di wilayah mereka.
>
> Menurut Direktur e-Government Depkominfo Herry Abdul Azis, pihaknya 
> saat ini sedang mengembangkan berbagai macam aplikasi e-Government 
> untuk digunakan oleh instansi pemerintah daerah setingkat Provinsi.
>
> Ada 14 aplikasi yang telah selesai dan siap diimplementasikan. 14 
> aplikasi eGov tersebut antara lain :
> - Aplikasi Pendidikan
> - Aplikasi Pariwisata
> - Aplikasi Perikanan
> - Aplikasi Peternakan
> - Aplikasi Perkebunan
> - Aplikasi Pertanian
> - Aplikasi Informasi hukum
> - Aplikasi Kepegawaian
> - Aplikasi Pendapatan Daerah
> - Aplikasi e-Arsip
> - Aplikasi e-Office
> - Aplikasi SMS Center
> - Aplikasi e-Libray
> - Aplikasi Kantor Maya
>
> ke-14 aplikasi tersebut telah saling terintegrasi satu dengan yang 
> lain. Sehingga, duplikasi data tidak lagi terjadi. Namun, Herry 
> mengakui bahwa di beberapa Pemda telah menciptakan aplikasi eGov yang 
> sektornya sama dengan yang dikembangkan oleh Depkominfo, meskipun 
> jumlahnya beragam.
>
> "Misalnya, Pemprov A punya 2 dari 14 yang kita punya, atau Pemprov B 
> punya 5 dari 14 yang ada. Tidak masalah, mereka bisa tetap menggunakan 
> aplikasi milik mereka sendiri, karena aplikasi dari kita bersifat open 
> source dan mendukung interoperabilitas, " jelas Herry.
>
> Bagi Herry, dengan sifat aplikasi yang open source, aplikasi yang 
> telah dikembangkan oleh Depkominfo ini bisa dikustomisasi sesuai 
> dengan kebutuhan masing-masing Pemda.
>
> Aplikasi eGov yang disebut juga e-Province ini memang menyasar 
> institusi setingkat Provinsi, terutama yang telah mampu 
> mengintegrasikan kabupaten/kota yang ada di wilayah masing-masing.
>


-- 
Sent from my BlueBerry® smartdrink, powered by Limoen Tjap Koecing, warna bagus 
syueger Teruuusss...!

Kirim email ke