He he he bukan Mba ... tapi Om ... :)

Untuk organisasi TIK yang saya usulkan pendekatannya bisa begini :

Utk Organisasi Dasar, ini adalah fungsi minimal yang harus ada, fokus 
utama ke layanan Operasional TIK, sedangkan layanan Pengembangan TIK 
bisa outsource. Saya yakin utk yg ini semua instansi pemerintah sanggup 
utk memenuhi. Mungkin ini bisa dijalankan terlebih dahulu 1-2 tahun ini.

Utk Organisasi Menengah, ini sdh mulai mengarah kepada layanan 
Pengembangan, dan apakah tetap akan outsource atau tidak bisa 
disesuaikan dengan formasi dan kompetensi SDM yang ada di fungsi 
pengembangan. Ini bisa dikejar utk dipenuhi di tahun ke-3 dan ke-4.

Utk Organsasi Lengkap, ini untuk memenuhi Tata Kelola yang sesuai dengan 
PermenKominfo dan best practices yang ada (COBIT). Untuk yang ini 
mungkin bisa dicoba utk dipenuhi di tahun ke-5.

Seluruh rencana pengembangan organisasi ini harus dicantumkan dalam 
Rencana Strategis TIK Instansi (pada bagian Organisasi & Manajemen), 
jadi komitmen eksekutif utk mengembangkan unit/fungsi TIK sudah kita 
minta untuk 3-5 tahun ke depan.

Mohon diperhatikan bahwa ada satu organisasi kunci disini, yaitu "Komite 
TIK", disinilah seluruh kebijakan, arahan, permasalahan, prioritas, dll 
yang terkait dengan TIK dikoordinasikan, dibahas dan diputuskan. Jadi 
tanggung jawab utama tata kelola TIK bukan lagi di Pimpinan Satker TIK 
tapi di Komite TIK.

Semua yang saya bahas diatas adalah praktik atau interpretasi yang 
diselaraskan dengan PermenKominfo 41/2007 PUTKTIKNas dan COBIT, serta PP 
60/2008 SPIP dan COSO.

Mudah-mudahan bisa membantu.

Salam,

Chandra Yulistia, CISA CISM*
----------------------------
M (62) 812 945 2128
E [email protected]
----------------------------

[email protected] wrote:
> Dear All, Saya dari Dishubkominfo Kota Tegal. Dsni KPDEA telah
> digabung dengan Dinas Perhubungan menjadi Dishubkominfo. Jadi
> bentuknya adalah sebuah Bidang dari sebuah Dinas. Dan yang menjadi
> permasalahan adalah  kurangnya koordinasi dengan pimpinan-pimpinan
> SKPD lain, dan juga minimnya personel dengan beban pekerjaan yang
> besar baik internal(pengembangan, pembangunan, perbaikan, dll) dan
> juga eksternal (sosialisasi masyarakat, website, dll). Atasan sudah
> berusaha meminta tambahan personel, tp kami masih saja kekurangan. 
> Sepertinya untuk menjalankan saran dari Mba.Chandra masih susah deh.
> Bagaimana ya enaknya ??? Apakah dari daerah lain sudah ada yang
> memiliki struktur ideal spt saran Mb.Chandra ?
> 
> Salam Indonesia, Ika Aprilia H.N.

Kirim email ke