waduh, mana lampirannya ya pak ?
> Yth Rekan rekan Pengawal e-Gov Indonesia, > Ketentuan untuk organisasi/tata kelola TIK nasional sebenarnya sudah > ditegaskan dalam KepMen Kominfo yang menunjuk Panduan Umum Tata Kelola > TIK Nasional yang telah disiapkan oleh Pemerintah melalui peran > Depkominfo dan Dewan TIK Nasional. > Dalam Kepmen Kominfo dan Panduan Umum yang disusun oleh Dewan TIK > Nasional yang dipimpin sendiri oleh RI 1, telah ditegaskan tentang > struktur tata kelola, yang menegaskan bahwa setiap badan harus memiliki > Penanggung jawab dan pelaksana koordinasi sistem dan informasi (CIO), > yang menyebabkan penganggung jawan TIK di setiap Kementerian / Lembaga > adalah Pejabat Eselon 1, yang bila dilihat dari lingkup tugasnya bisa > diterjemahkan dalam posisi tugas yang harus dilaksanakan oleh seorang > SekJen, Sestama atau Sekwilda, yang untuk mendukung kegiatannya > dibawahnya ada Pusat Pengolahhan Data sebagai internal service provider > yang melaksanakan fungsi layanan TIK bagi semua kedinasan dan Direktorat > dibawahnya, disamping itu juga ditegaskan tugas dan tanggung jawab > pemilik Proses Bisnis/Systems yang ada dimasing masing kedinasan atau > direktorat jendral. > Dalam pelaksanaannya dibeberapa Departemen sudah mulai dilakukan > transisi untuk mentaati Panduan Tata Kelola TIK yang dibuat atas nama > Pimpinan Negara melalui peran Dewan TIK Nasional, dan yang > pelaksanaannya dipandu secara teknis oleh Depkominfo, Namun sayangnya > sampai hari ini saya belum mendengar adanya upaya penyesuaian peraturan > dan perundangan Penataan organisasi Pemerintah Daerah, yang menurut > pengamatan saya bertentangan dengan Panduan tata kelola TIK tersebut. > > Untuk memberikan gambaran yang jelas maka terlampir File PDF dari > Panduan dimaksud. > Semoga bermanfaat. > Wass. > Hari S.noegroho. > > [email protected] wrote: >> >> >> --- In [email protected] >> <mailto:egov-indonesia%40yahoogroups.com>, Chandra Yulistia >> <chand...@...> wrote: >> > >> > Salam Pak Djani ... >> > >> > Djani Judantoro wrote: >> > > 7 bulan sudah PP 41 dijalankan di berbagai daerah, .... dengan >> > > keberagaman SOTK pengelola IT terjadi dimana2, ada yg dibawah Dinas >> > > Perhubungan, ada yg jadi bagian, .. di Semarang menjadi bagian, >> namun >> > >> > Bagian di bawah Dinas Perhubungan ya Pak ? >> > >> > > ada hambatan terhadap kecepatan mengatasi masalah baik internal >> maupun >> > > eksternal SKPD, .. sementara dinas perhubungan & kominfo karena >> > > berbentuk dinas, lebih ke supporting eksternal kepada masyarakat, >> ... >> > >> > Apakah masalah ini (karakeristik Dinas) juga sama di daerah lain Pak ? >> > >> > > untuk masuk ke internal SKPD dalam pengembangan dan pemeliharan >> bukan >> > > lembaga teknis, ... sementara dalam bentuk badan terlalu besar kalo >> > > digabung dengan fungsi kehumasan, ... bagaimana dengan daerah2 lain >> ? >> > >> > Mungkin tiap daerah memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri ya Pak, >> > jadi mungkin saja solusinya belum bisa diseragamkan ... >> > >> > > apakah Menpan, Dept Kominfo, Pulahta Santel Depdagri tak tergerak >> > > sedikitpun untuk mengevaluasi keberadaan lembaga teknis yg khusus >> > > menangani implementasi IT di pemerintahan ? Mestinya terutama di >> daerah >> > >> > Mungkin karena takut dipandang mencampuri otonomi daerah ya Pak ... >> ? :) >> > BTW, apakah kalau Pemda membuat organisasi yang lebih luas/sempit dari >> > PP 41 itu dilarang ya Pak ? >> > >> > > kabupaten / kota ada sebuah lembaga teknis yg kecil berbentuk >> kantor yg >> > > menghandle permasalahan implementasi IT di pemerintahan baik dalam >> > > pembangunan/pemeliharaan Sistem informasi, jaringan komunikasi >> data, Web >> > > maupun maintenance baik server maupun pc di seluruh skpd, ... Mohon >> > > pencerahan apakah ada kenyamanan, kegamangan atau bahkan kebingungan >> > > dalam implementasi pp 41 tsb dalam penanganan IT di daerah2 >> > >> > Terlampir sekedar usulan saya untuk struktur organisasi TI di instansi >> > pemerintahan ya Pak ... mungkin bisa dimodifikasi untuk di Pemda ... >> > >> > Salam, >> > Chandra Yulistia >> >> Dear All, >> Saya dari Dishubkominfo Kota Tegal. >> Dsni KPDEA telah digabung dengan Dinas Perhubungan menjadi >> Dishubkominfo. Jadi bentuknya adalah sebuah Bidang dari sebuah Dinas. >> Dan yang menjadi permasalahan adalah kurangnya koordinasi dengan >> pimpinan-pimpinan SKPD lain, dan juga minimnya personel dengan beban >> pekerjaan yang besar baik internal(pengembangan, pembangunan, >> perbaikan, dll) dan juga eksternal (sosialisasi masyarakat, website, >> dll). Atasan sudah berusaha meminta tambahan personel, tp kami masih >> saja kekurangan. >> Sepertinya untuk menjalankan saran dari Mba.Chandra masih susah deh. >> Bagaimana ya enaknya ??? >> Apakah dari daerah lain sudah ada yang memiliki struktur ideal spt >> saran Mb.Chandra ? >> >> Salam Indonesia, >> Ika Aprilia H.N. >> >> >> ------------------------------------------------------------------------ >> >> >> No virus found in this incoming message. >> Checked by AVG - www.avg.com >> Version: 8.5.392 / Virus Database: 270.13.44/2282 - Release Date: >> 08/04/09 18:01:00 >> >> >
