Pak As, Pengalaman saya menghadapi pejabat penanggung jawab informasi tersebut pada masa lalu (saat ini orangya sudah pada pensiun), mereka tidak (mau) memikirkan kepentingan instansi lain, dengan alasan dia menjalankan tugas sesuai dengan perintah undang2, padahal draft undang2 yang di setujui DPR mereka juga yang buat. Kalau eyang saya masih ada pasti tanya "Opo Tumon? ". Ya begitulah semuanya sudah terjadi, sekarang kita semua yang harus bersama2 mendorong koreksi. yang pasti dengan telah berjalannya beberapa simpul proses antar kementerian lembaga untuk layanan publik, maka fasilitas penggunaan data bersama diantara Kementerian Lembaga saat ini sudah sangat mendesak untuk dibenahi, terutama terbukanya antar sistem data induk layanan publik yang mampu berfungsi setara SSN sudah harus ada. Wass. Hari
On 4/7/2010 8:36 AM, as wrote: > > Boleh tanya nih, > > 1. Depkeu punya data base wajak dengan NPWP. > 2. Diknas punya data base sendiri untuk dosen,guru,dan siswa > 3. Depdagri punya data base sendiri untuk kependudukan > 4. Mungkin yang lain ingin membangn sendiri juga,yang pasti Perguruan > tinggimempunyaidata base sendiri > > Maaf,sekedar membadingkan, > > Ketika saya mengisi I20 untuk belajar keAmerika,yang menjadi dasar bagi > SocialSecurity Number yang dikelarkan oleh Universitas dan itu berlaku > secara nasional bahkan sampai ke IRS atau Internal Revenue Service kalau > disini kantor pajak, saya kemudian tidak pernah megisi form apapun yang > berkaitan dengan data diri. Misal,ketika saya membuka rekening di Bank > cukup menyebut SSN. Untuk menyewa meobiljuga demikian.Apapaun urusannya > selalau SSN yang menjadi dasar. > > Ketika saya menjadiResearch Assistance,karena memperoleh incomce dan > wajib membayar pajak, saya harus ke Social Service Office untuk mengbah > SSN dari kepala 900 sebagai notasi foreign sutdents ke 398 untuknotasi > local residnce. Semuanya serba mudah dan tercatat. > > Pertanyaan : Bagaimana arah data base Indonesia? > > On Wed, 2010-04-07 at 06:49 +0700, si Nung wrote: > > On 6 Apr 2010 at 17:10, Chandra Yulistia wrote: > > > > > > > > NB: Rasanya tidak ada hubungannya dengan > > > pengadaan SAN ... :) > > > > fungsi SAN untuk apa di BPK ? > > > > tia > > > > > Salam, > > > CY > > > > sinung > > > > *SAN=storage area network > > > > > > > > /*-sig- > > > > > http://www.radarjogja.co.id/berita/internasional/5218-pseudo-democracy-demokrasi-kedoknya-demokrator-muaranya.html > > <http://www.radarjogja.co.id/berita/internasional/5218-pseudo-democracy-demokrasi-kedoknya-demokrator-muaranya.html> > > > > > http://www.republika.co.id/koran/14/60867/Hari_Jilbab_Dunia_Mengenang_wafatnya_Sahidah_Pembela_Jilbab > > <http://www.republika.co.id/koran/14/60867/Hari_Jilbab_Dunia_Mengenang_wafatnya_Sahidah_Pembela_Jilbab> > > > > -sig-*/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > ------------------------------------ > > > > http://www.egovindonesia.com/Yahoo > <http://www.egovindonesia.com/Yahoo>! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG - www.avg.com > Version: 9.0.800 / Virus Database: 271.1.1/2795 - Release Date: 04/07/10 > 02:32:00 > > ------------------------------------ http://www.egovindonesia.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/egov-indonesia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/egov-indonesia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
