Usia masih 28, masa depan masih panjang, PNS bukan impian untruk hari tua.
ambil saja, itu saran saya. aturannya memang demikian, On Sun, 2010-06-13 at 08:06 +0000, Ahmad Hazairin wrote: > > > Pak Agus Suhartono, > Senang mendengar rencana bpk dan semoga sukses. Perihal izin, mungkin > ada aturan mainnya kan di lingkungan PNS. Birokrasi tampaknya memang > memiliki hak untuk menentukan atau memberi izin kepada PNS untuk cuti > sekolah dan lainnya. Mungkin pak Agus tinggal menyesuaikan saja dengan > tata birokrasi yang ada atau mengambil cara tegas dengan keluar dari > PNS yang tampaknya akan pak Agus lakukan? Apapun jalan yang ditempuh, > semoga semua rencana pak Agus lancar, sukses dan betul-betul kembali > untuk tanah air tercinta. > > > Salam > > > Febi Ahmad Hazairin > =============== > > > > > --- Agus Suhartono <[email protected]> schrieb am So, > 13.6.2010: > > Von: Agus Suhartono <[email protected]> > Betreff: [eGovIndonesia] PNS ingin studi PhD diancam PHK > An: [email protected] > Datum: Sonntag, 13. Juni, 2010 01:30 Uhr > > > Ehlo, > > ini ada kasus PNS yang akan melanjutkan studi PhD > justru diancam akan di-PHK > > apakah pada Doctor justru dipaksa kerja ke luar negri? > > agus suhartono > > ---------------------------------------- > > dari sebuah milis: > > Assalamu'alaikum, > > bukan curhat saja, tapi saya berusaha membuktikan bahwa kultur > birokrasi yang menghambat harus dilawan!! > saya baru saja diangkat menjadi pns golongan III-b usia 28 > tahun. > alhamdulillah, insyaAlloh tengah bulan juni ini, saya > berangkat ke > thailand untuk studi Ph.D. ekonomi. meskipun pengumuman adb > 2010 belum > terbit, namun saya tidak ingin akhirnya gagal studi akibat > pengumuman > ADB melampaui tanggal terakhir registrasi/dispensasi mulai > kuliah. > permasalahannya, saat saya minta ijin untuk studi, pimpinan > kerja > (kementerian di jalur medan merdeka) mengancam pemutusan > hubungan > kerja bila saya tetap berangkat tanpa adanya beasiswa yang > bekerjasama > dengan pemerintah (khususnya kementerian saya bekerja). > saat menghadap, saya tegaskan bahwa saya siap untuk menerima > konsekuensi dari upaya melanjutkan studi. saya percaya > menempuh studi > Ph.D. tidaklah merugikan institusi apalagi negara ini karena > saya > tetap kembali untuk mengabdi di Indonesia tercinta. > > salam perubahan!! > > wassalamu'alaikum > mhd. zamal nasution. > > > > > > >
