Hehehe. Nggak tahu nih, Pak. Jadi seru sekarang ini. Transparansi lebih baik, Pak. Masyarakat kita kan sudah cerdas-cerdas. Thanks
Sukses selalu, Ibenk On Jul 9, 2010, at 11:37 AM, rudymharahap wrote: > Wach, bagus ini. Bagaimana pendapat Pak Ibenk, yang mantan dari Kebumen? > > Namun, masukan dari saya, harus kembali ke substansi masalahnya. Ombudsman > tentu tidak dalam posisi untuk memberikan rekomendasi pembatalan lelang. > Silahkan ditanyakan ke kepala kantornya di sana, yang kebetulan teman saya. > > Jika ingin adanya pembatalan lelang, sebaiknya menghubungi LKPP. > > Kalau terkait dengan adanya indikasi korupsi, maka dilaporkan ke aparat > penegak hukum setempat. Misalnya, kejaksaan/kepolisian. Tembuskan ke KPK, > BPK, BPKP. Supaya prosesnya cepat. > > Kalau indikasinya mengarah ke monopoli, laporkan ke KPPU. > > Demikian. Mudah-mudahan membantu untuk menuju Indonesia yang semakin bersih. > > --- In [email protected], ariyanto suryotejo > <suryotejo_ariya...@...> wrote: > > > > > > > > > > > > Bismillahirrahmaani rrahiimi. . > > > > Assalamu'alaikum Wr. Wb. > > > > Mohon dengan kerendahan hati kami memposting dan menshare permasalahan yang > > sedang kami alami dengan Pemda Kabupaten Kebumen cq Bupati Kepala Daerah > > Kab. > > Kebumen cq Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen. > > mohon untuk disikapi dengan kepala dingin dan hati yang bersih dikarenakan > > dalam > > email ini kami : > > 1. Tidak berusaha/berniat untuk mediskreditkan salah satu pihak yang > > bersengketa > > baik secara langsung maupun tidak langsung > > 2. Sesuai dengan prinsip transparansi dan keterbukaan bahwa negara menjamin > > kebebasan berpendapat dan memperoleh informasi untuk seluruh warga negara. > > 3. Bahwa penyelenggara negara (pejabat dan para abdi negara) dapat berbuat > > kesalahan sebagai seorang manusia biasa, namun Penyelenggaraan Negara > > (peraturan, hukum dan administrasi negara) tidak boleh berbuat kesalahan > > dikarenakan Penyelenggaraan Negara adalah untuk kesejahteraan dan > > kemakmuran > > rakyat. > > 4. Bahwa adanya hal yang kami angkat adalah sebagai pembelajaran bagi > > Seluruh > > Pejabat Publik untuk meberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. > > 5. Bahwa hal yang kami angkat adalah perihal penyelenggaraan negara yang > > kami > > anggap terdapat kekeliruan sehingga kami sebagai warga negara berhak untuk > > mengajukan keberatan. > > 6. Apabila ada pihak-pihak yang menginginkan kronologis selengkapnya atau > > pihak-pihak yang merasa keberatan dengan postingan kami dapat menghubungi > > Pusat > > Advokasi, Kajian Hukum dan Demokrasi. Alamat : Jl. Nusa Tenggara no. 2 > > Kebumen > > telp.0274- 381853. Up. Thamrin Mahatmanto, SH. > > 7. Sebelumnya kami mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya > > apabila > > terdapat pihak yang merasa dirugikan dan tersinggung oleh postingan ini > > > > Terima kasih atas perhatiaannya > > > > Wassalamu'alaikum wr. wb > > > > > > > > ttd > > > > Ariyanto Suryotejo, ST > > > > *posting dan share ini sudah mendapat persetujuan dari pemilik surat yang > > bersangkutan yaitu sdri. Emy Syahriani > > *mohon untuk dibuka secara kronologis yaitu : > > - somasi > > - klarifikasi bupati > > - tanggapan klarifikasi > > > >
