Kemarin malam, saya sempat menyambar buku ini di Gramedia, Bokir.  Baca
sedikit, eh, menarik.  Buku saya habiskan dalam semalam (saya cuma tidur
beberapa jam, itu juga setelah mendapat balasan dari Prof Thomas Suyatno
hehehe).  Ketika sms teman2, saya sudah menyelesaikan bagian2 utama buku
ini, khususnya bagaimana nitty-gritty pembentukan bank ini, yang sama sekali
berbeda dengan bank manapun yang saya lihat sendiri di Indonesia.

BRI pernah mengklaim Yunus dulu pernah belajar di cabang-cabang mereka.
Antara lain memang tentang kredit 'Candak Kulak' yang terkenal itu.  BRI
untung besar meminjami bakul2 kecil, dengan cicilan harian atau mingguan
yang kecil, 'pengembalian' diatas 30an persen.  Ketika ikut2an ngiler
minjami para konglomerat, dengan pinjaman yang sangat besar, justru BRI kena
kemplang.... Itulah bedanya konglomerat dengan bakul kecil.

Yunus lebih gila dari itu, para pegawainya berkeluyuran ke desa-desa,
mendatangi ibu-ibu miskin agar bersedia meminjam.  Dibujuk.  Inovasi
sosialnya adalah memberi kepercayaan kepada kelompok masyarakat paling
teraniaya dan miskin (perempuan dalam Pakistan yang Islam bener2 tidak
terbayangkan beratnya hidup mereka) dan bagaimana kelompok2 peminjam
dibentuk (bersosialisasi, bekerjasama, saling membantu, saling
mengencourage, saling menguatkan; tadinya perempuan2 itu tidak keluar rumah
sendirian, tidak ketemu laki-laki lain, apalagi berurusan bisnis).
Terakhir, luar biasa perjuangannya membuat Bank ini menjadi bank milik para
gembel2 itu.... sehingga pemerintah cuma pemegang saham minoritas.

Yang menarik, bila konglomerat ngemplang, gembel2 perempuan itu justru
tingkat pengembaliannya diatas 98% (cuma 2% yang gagal bayar).  Ketika
banjir dan badai menyapu bersih rumah2 para gembel, hutang mereka tidak
dihapuskan, tapi direskedul.  Kebanggaan (harga) diri dibangkitkan dengan
membuktikan ketangguhan mereka.  Ini inovasi sosial yang diciptakan Yunus
melebihi semua keuntungan finansial bank kampungan ini (Grameen = pedesaan).

Saya si Moeka Kasar ini sempat meneteskan air mata buaya, membaca cerita
seorang ibu miskin, yang diceraikan suaminya yang penjudi cukup dengan kata
'Aku Ceraikan Kau' tiga kali, mendapati rumahnya sudah dijual atapnya oleh
suaminya; mendapati salah satu dari 2 anaknya mati tertimpa dinding rumah...
dengan gigih menjadi peminjam dan pemilik Bank Kampungan ini dan bisa
melunasi kredit rumahnya, memiliki beberapa ekor sapi, dan berjualan anyaman
bambu...

Sebelum saya tutup, terimakasih kepada rekan2 yang membalas sms saya dini
hari buta.
Semuanya mengkonfirmasi, masih banyak hal-hal kecil yang dapat kita lakukan
untuk sodara-sodara kita, tetangga-tetangga kita.

Saya sarankan rekan2 semua membacanya.
Nikmati mujijat2 yang diciptakan Yunus.
Tuhan hadir dengan perjuangan Yunus.
Merdeka!!!
is




 <http://marjinkiri.com/books/yunusbank.htm>


* Bank Kaum Miskin*

* Muhammad Yunus*

* (Peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2006)*

Terjemahan: Irfan Nasution

Pengantar: Robert M.Z. Lawang

ISBN 979-1260-01-x

269 + xxvi hlm.; 14 x 20,3 cm.

Rp 56.000,-


"Kisah menakjubkan bagaimana seseorang dengan visi dan nilai-nilai yang
tepat bisa membuat kaum mapan mendengarkannya." — John Elkington, * Guardian
*



Sebagai dosen ekonomi Universitas Chittagong Muhammad Yunus merasa resah
melihat kesenjangan antara teori yang diajarkannya dengan realitas
kemiskinan sehari-hari di Bangladesh. Dan ia pun memutuskan keluar dari
ruang kelas untuk belajar langsung dari masyarakat miskin pedesaan. Lahirlah
ide-ide cemerlang pengentasan kemiskinan yang sangat relevan dengan kondisi
Indonesia saat ini.

Ikutilah pergulatan mengharukan Yunus dan Grameen Bank dalam memberdayakan
masyarakat miskin, membela hak-hak kaum perempuan yang selama ini diabaikan,
melawan kelambanan birokrasi, kekolotan sikap keagamaan, kekakuan cara
berpikir akademis,

dan kesewenang-wenangan lembaga keuangan internasional seperti Bank Dunia.

WAJIB DIBACA OLEH SETIAP AKADEMISI,
AKTIVIS, DAN PENGAMBIL KEBIJAKAN.



Dilengkapi kata pengantar Robet M.Z. Lawang (Guru Besar Sosiologi Modern
FISIP Universitas Indonesia)


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Ingin bergabung ke milis ekonomi-nasional?
Kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
http://capresindonesia.wordpress.com
http://infoindonesia.wordpress.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ekonomi-nasional/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke