Dear All, berikut kutipan tulisan dari Agus Suman yang saya ambil dari www.bisnis.com <http://web.bisnis.com>
"Ada pernyataan yang menarik agar Indonesia terus menaikkan suku bungalagi untuk menghambat inflasi. Hal tersebut dikumandangkan IMF dalam laporan tentang Indonesia yang dikeluarkan di Washinton DC, atau dengan kata lain acungan jempol IMF untuk BI selaku mandor otoritas keuanganuntuk terus memperkuat inflation targeting framework. Hal ini sehubungan dengan Bank Indonesia yang pada awal Agustus ini kembali menaikkan bunga acuan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 9%setelah bank sentral melihat masih adanya tekanan inflasi dalambeberapa bulan ke depan. Inflasi yang terjadi saat ini adalah fenomena global. Melambungnyakomoditas pangan dan minyak menjadi biang kerok, harga kebutuhan pangan berlarian tak terkendali di pasaran global. Demikian juga dengan hargaminyak, sehingga kejutan inflasi menyapa banyak negara, bahkan inflasipun singgah ke negara kecil yang sangat terbuka terhadap ekonomi duniaseperti Singapura. " Baca selengkapnya disini http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/opini/1id76176.html Menurut Beliau, ini adalah saat yang paling tepat untuk menguji terapi penjinak inflasi. Dikatakan juga bahwa menelan racikan tunggal resep IMF tidak akan meredakan inflasi, karena hal ini hanya akan menambah beban pada ekonomi domestik dan memancing banjir aliran dana spekulatif jangka pendek. Bagaimana menurut Anda? Regards, Kusumawati [Non-text portions of this message have been removed]
