Assalamu'alaikum wr wb,
Mungkin sudah ada yang menerapkannya. Tapi saya jarang mendengarnya.
Kalau kita menyimpan uang atau meminjamkan uang dalam nilai rupiah, maka uang
kita akan susut dimakan inflasi. Dulu tahun 1970-an uang rp 15 ribu sudah cukup
untuk menggaji pembantu. 30 tahun kemudian minimal Rp 300 ribu/bulan.
Nah kalau ada yang pakai Dinar Save untuk tabungan, dan Dinar Loan untuk
pinjaman, mungkin ini lebih adil dan Islami. Nilainya tidak akan susut oleh
inflasi. Sebab dari Hadits Bukhari terbukti nilai emas stabil. Contohnya harga
1 kambing yang hanya 1 dinar (sekitar rp 800 ribu) tidak berubah jauh dari 1400
tahun lalu hingga sekarang.
Selain itu ini juga berarti kita menerapkan sistem mata uang Islam, Dinar, yang
telah dipakai oleh Nabi.
Wassalam
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ