Assalaamu `alaykum,

Bagaimana kalau dimulai saja menggunakan uang emas/perak ini dari kalangan
kita sendiri? Saya lihat hal ini *feasible* untuk dilaksanakan asal
sama-sama berkemauan. Pengusaha muslim menggaji karyawannya dengan koin
emas/perak. Berbelanja sesama muslim dengan emas/perak. Sedapat mungkin
tabungan dalam emas/perak. Tukar ke dalam *fiat money *jika mendesak saja.

Kita bisa membeli koin-koin tersebut di Logam Mulia (
http://www.logammulia.com/) atau di kios/wakala yang menjual dinar/dirham.
Yang dijual ada:
- koin emas 24 karat, 1,2,5,10 gram
- koin dinar (emas 22 karat 4.25 gram)

Wassalaam,
Dian.


2008/5/6 A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>:

.....
Tapi agar rakyat tidak susah dan setiap tahun minta kenaikan gaji yang
selalu kalah dengan angka inflasi, harusnya pemerintah memakai mata uang
emas/dinar. Harga dinar yang stabil di mana 1 dinar=seekor kambing baik dari
zaman Nabi hingga sekarang akan membuat harga2 barang stabil.

Ini lebih baik ketimbang uang kertas rupiah yang nyaris tidak ada harganya
dan turun terus nilainya.

Kirim email ke