Sudah dimulai kok Yg penting 1aja: tidak boleh ada pemaksaan. Silakan kalau ada yg mau sharing soal koin emas ini (terutama dinar)
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network -----Original Message----- From: "Dian Nugraha" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Wed, 7 May 2008 08:41:15 To:[email protected] Subject: Re: [ekonomi-syariah] kenaikan harga BBM Assalaamu `alaykum, Bagaimana kalau dimulai saja menggunakan uang emas/perak ini dari kalangan kita sendiri? Saya lihat hal ini feasible untuk dilaksanakan asal sama-sama berkemauan. Pengusaha muslim menggaji karyawannya dengan koin emas/perak. Berbelanja sesama muslim dengan emas/perak. Sedapat mungkin tabungan dalam emas/perak. Tukar ke dalam fiat money jika mendesak saja. Kita bisa membeli koin-koin tersebut di Logam Mulia (http://www.logammul <http://www.logammulia.com/> ia.com/) atau di kios/wakala yang menjual dinar/dirham. Yang dijual ada: - koin emas 24 karat, 1,2,5,10 gram - koin dinar (emas 22 karat 4.25 gram) Wassalaam, Dian. 2008/5/6 A Nizami <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> com>: ..... Tapi agar rakyat tidak susah dan setiap tahun minta kenaikan gaji yang selalu kalah dengan angka inflasi, harusnya pemerintah memakai mata uang emas/dinar. Harga dinar yang stabil di mana 1 dinar=seekor kambing baik dari zaman Nabi hingga sekarang akan membuat harga2 barang stabil. Ini lebih baik ketimbang uang kertas rupiah yang nyaris tidak ada harganya dan turun terus nilainya.
