tapi Pak Nizami, dengan masih berlakunya sistem konvensional,penggunaan emas sebagai alat tukar, masih kurang efektif untuk melakukan perubahan/ perbaikan terhadap sistem ekonomi keseluruhan dan belum menjadi solusi bagi kemiskinan/kebodohan/kesenjangan hidup , terutama bagi rakyat yang tidak mampu membeli emas, boro2 sebagai alat tukar, sebagai simpanan saja susah. Jadi dengan Dual System seperti usulan ini, apa iya kita bisa merubah sistem? atau pun sekedar bertahan ?please advise
----- Original Message ---- From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, May 8, 2008 10:02:26 AM Subject: Re: [ekonomi-syariah] kenaikan harga BBM Dengan stabilnya nilai emas, sebetulnya itu tanda bahwa antara supply dan demand stabil. Produksi emas hingga saat ini terus berlangsung termasuk di Papua oleh Freeport dan di Cikotok oleh pengusaha lokal. Istri saya saja menyimpan 30-50 gram emas (tidak nanya sih jadi cuma estimasi...: ). Kalau pun mau beli lagi di pasar tersedia dan tidak langka. Jadi insya Allah persediaan emas cukup. Dengan mata uang emas yang stabil, kita tidak perlu lagi repot2 minya kenaikan/penyesuaia n gaji karena nilai rupiah yang terus menyusut. Salam --- On Tue, 5/6/08, Dian Nugraha <dian.nugraha@ gmail.com> wrote: From: Dian Nugraha <dian.nugraha@ gmail.com> Subject: Re: [ekonomi-syariah] kenaikan harga BBM To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com Date: Tuesday, May 6, 2008, 11:49 PM Oh ya, omong-omong, berapa jumlah emas yang diperlukan untuk memback-up perekonomian Indonesia? Wassalaam, Dian. 2008/5/7 Dian Nugraha <dian.nugraha@ gmail.com>: Assalaamu `alaykum, Bagaimana kalau dimulai saja menggunakan uang emas/perak ini dari kalangan kita sendiri? Saya lihat hal ini feasible untuk dilaksanakan asal sama-sama berkemauan. Pengusaha muslim menggaji karyawannya dengan koin emas/perak. Berbelanja sesama muslim dengan emas/perak. Sedapat mungkin tabungan dalam emas/perak. Tukar ke dalam fiat money jika mendesak saja. Kita bisa membeli koin-koin tersebut di Logam Mulia (http://www.logammul ia.com/) atau di kios/wakala yang menjual dinar/dirham. Yang dijual ada: - koin emas 24 karat, 1,2,5,10 gram - koin dinar (emas 22 karat 4.25 gram) Wassalaam, Dian. ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile. yahoo.com/ ;_ylt=Ahu06i62sR 8HDtDypao8Wcj9tA cJ ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
