Eit.... jangan dong!!! Jangan merusak cita-cita luhur & idealisme Mas Zamal dong!
Sebelum atasan anda maen acam-mengancam, coba cek peraturan dan perundangan... kalo tak salah yang berhak memecat PNS cuma menteri-nya langsung. Jadi coba bicarakan dengan atasan-nya atasan anda, kalau perlu buat surat terbuka yang bisa dibaca langsung oleh Pak/Ibu Menteri anda. Gunakan bahasa santun dan meyakinkan bahwa anda dengan PhD bid ekonomi kelak merupakan aset penting bagi masa depan institusi anda. Dan kementrian anda sudah diuntungkan dengan tidak perlu membiayai investasi pendidikan anda, tinggal memetik hasilnya kelak, kalau perlu nego dengan mengajukan cuti luar tanggungan. Setelah lulus anda bisa tetap bekerja sebagai PNS dengan mutu kinerja lebih bagus hingga bisa penyesuaian kepangkatan/golongan. PNS memang banyak, tapi PNS yang idealis (& moralis) + cerdas dan berpendidikan setinggi-tingginya + profesional (berkinerja bagus) langka bung... Rugi bangsa ini kalau tidak mau punya PNS sebagus itu. Jadi demi bangsa ini usahakan jadi tetap jadi PNS dengan kriteria 'baik' dalam pandangan manusia maupun dalam pandangan Allah.. Terus berjuang mas Zamal, rezeki di tangan Allah, bumi Allah luas, cari ilmu sampai ke ujung dunia (sebelahnya China (Thailand) pun oke lho...:)) lalu kembali ke negeri ini dengan ilmu yang lebih mumpuni untuk perbaiki nasib bangsa.. Teriring doa & salam, Susy Sanie ________________________________ From: Eko Bs <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thu, June 10, 2010 8:46:04 AM Subject: Re: External Email: --> Re: [ekonomi-syariah] OOT: PNS ijin Ph.D. diancam PHK kejar Ph.D nya aja, Pak Zamal. Kalau PNS sudah banyak sekali negeri ini memilikinya. Kalau Ph.D kan masih jarang. Sampek sana buka jaringan seluas-luasnya, ambil kesempatan dan syukur kalau nggak usah pulang ke Indonesia lagi. Indonesia nggak butuh orang-orang brilian seperti anda, Pak Zamal yang mereka butuhkan entah orang-orang yang seperti apa, mungkin salah satunya mereka yang manut, nurut, patuh itu. Silakan, buka lembaran baru dalam kehidupan anda, Pak Zamal. Hidup anda tidak tamat hanya karena tidak menjadi PNS. Kemampuan, kesaktian anda banyak yang memerlukan. Jangan kecil hati hanya karena pertiwi tak menanggapi ... ebs ----- Original Message ----- >From: Ahmad Ifham >To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com >Sent: Wednesday, June 09, 2010 2:47 PM >Subject: External Email: --> Re: [ekonomi-syariah] OOT: PNS ijin Ph.D. diancam >PHK > > >Usul: >Pertemukan atau sambungkan pemberi beasiswa dengan kementerian terkait. >Bicarakanlah baik-baik. Saya yakin kementerian Anda akan mengijinkan jika >studi Anda terkait langsung dengan pekerjaan. > >Regards, >Ahmad Ifham Sholihin > > > > ________________________________ From: Nasution <muhza...@yahoo. co.id> >To: ekonomi-syariah@ yahoogroups. com >Sent: Wed, June 9, 2010 8:00:30 AM >Subject: [ekonomi-syariah] OOT: PNS ijin Ph.D. diancam PHK > > >Assalamu'alaikum, > >bukan curhat saja, tapi saya berusaha membuktikan bahwa kultur birokrasi yang >menghambat harus dilawan!! >saya baru saja diangkat menjadi pns golongan III-b usia 28 tahun. >alhamdulillah, insyaAlloh tengah bulan juni ini, saya berangkat ke thailand >untuk studi Ph.D. ekonomi. meskipun pengumuman adb 2010 belum terbit, namun >saya tidak ingin akhirnya gagal studi akibat pengumuman ADB melampaui tanggal >terakhir registrasi/dispensa si mulai kuliah. >permasalahannya, saat saya minta ijin untuk studi, pimpinan kerja (kementerian >di jalur medan merdeka) mengancam pemutusan hubungan kerja bila saya tetap >berangkat tanpa adanya beasiswa yang bekerjasama dengan pemerintah (khususnya >kementerian saya bekerja). >saat menghadap, saya tegaskan bahwa saya siap untuk menerima konsekuensi dari >upaya melanjutkan studi. saya percaya menempuh studi Ph.D. tidaklah merugikan >institusi apalagi negara ini karena saya tetap kembali untuk mengabdi di >Indonesia tercinta. > >salam perubahan!! > >wassalamu'alaikum >mhd. zamal nasution. > > > >________________________________ This e-mail and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email by mistake please notify the sender by return e-mail and delete this message from your system. Any unauthorized use or dissemination of this e-mail in whole or in part is strictly prohibited. PT Federal International Finance, which has its seat at South of Jakarta, Indonesia, including its affiliated companies, shall not be liable for the improper or incomplete transmission of the information contained in this e-mail nor for any delay in its receipt or damage to your system. PT Federal International Finance (or its affiliated companies) does not guarantee that the integrity of this communication has been maintained nor that this communication is free of viruses, interceptions or interference. >
