Setuju sekali dgn mas faiz aziz

Utk mas zamal nasution... pns bukanlah tujuan pengabdian kita sebagai warga... 
maju terus pantang mundur mas

salam hangat
abdullah
-----Original Message-----
From: Muhammad Faiz Aziz <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 9 Jun 2010 15:54:41 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [ekonomi-syariah] OOT: PNS ijin Ph.D. diancam PHK

Saya mendukung usaha anda. Sebenarnya hal ini bukan saja terjadi di kementerian 
saudara zamal, tapi juga sebuah lembaga negara yudikatif. Kebetulan pengalaman 
saudara zamal mirip dengan pengalaman kawan saya di lembaga ini. 

Kita hanya bisa menerka2 saja (jangan terjerumus suudzan) kenapa tidak 
diizinkan untuk studi lagi padahal Insya Allah ini kan untuk negeri tercinta 
dan juga keluarga. 

Bukan hanya kultur birokrasi saja yang perlu diperbaiki, namun sistem birokrasi 
yang menyangkut kepegawaian yang perlu juga diperbaiki agar kawan-kawan seperti 
saudara zamal bisa melanjutkan studi dan posisi yang ditinggalkan bisa diisi 
sementara oleh orang lain. 

Kalau memang diancam untuk diberhentikan, tidak usah takut untuk berhenti dari 
PNS. Rezeki ga kemana karena semua diatur Allah. Mengabdi negara bukan hanya 
melalui jalur PNS, namun juga ada jalur lain yang bisa ditempuh 
(banyak...banyak sekali).

Mudah2an studi anda sukses dan sukses juga dalam karir dan profesi. Amiiin....

 Best Regards,


Muhammad Faiz Aziz




"Character is like a tree and reputation like its shadow. The shadow is what we 
think of it; the tree is the real thing," Abraham Lincoln (1809 - 1865),




________________________________
From: Nasution <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, June 9, 2010 8:00:30 AM
Subject: [ekonomi-syariah] OOT: PNS ijin Ph.D. diancam PHK

  
Assalamu'alaikum,

bukan curhat saja, tapi saya berusaha membuktikan bahwa kultur birokrasi yang 
menghambat harus dilawan!!
saya baru saja diangkat menjadi pns golongan III-b usia 28 tahun. 
alhamdulillah, insyaAlloh tengah bulan juni ini, saya berangkat ke thailand 
untuk studi Ph.D. ekonomi. meskipun pengumuman adb 2010 belum terbit, namun 
saya tidak ingin akhirnya gagal studi akibat pengumuman ADB melampaui tanggal 
terakhir registrasi/dispensasi mulai kuliah.
permasalahannya, saat saya minta ijin untuk studi, pimpinan kerja (kementerian 
di jalur medan merdeka) mengancam pemutusan hubungan kerja bila saya tetap 
berangkat tanpa adanya beasiswa yang bekerjasama dengan pemerintah (khususnya 
kementerian saya bekerja).
saat menghadap, saya tegaskan bahwa saya siap untuk menerima konsekuensi dari 
upaya melanjutkan studi. saya percaya menempuh studi Ph.D. tidaklah merugikan 
institusi apalagi negara ini karena saya tetap kembali untuk mengabdi di 
Indonesia tercinta.

salam perubahan!!

wassalamu'alaikum
mhd. zamal nasution. 


 


      

Kirim email ke