At 18:18 23.11.99 +0000, you wrote:
yang menjadi pertanyaan kenapa sih gula produksi dalam negeri lebih mahal
? logikanya khan lebih murah. Kalau masalah produktivitas yang rendah,
efisiensi proses (dari jadwal panen sampai di dan diolah pabrik), maka
harus dicari jawabnya. alangkah anehnya kita membuat kebiakan memelihara
ketidak efisienan. Pabrik-pabrik Gula di indonesia saya kira sebagaian
besar dibangun Belanda. Apa enggak ketinggalan zaman tehnologinya ya?
Trus apa memang enggak ada yang ahli proses tebu menjadi gula yang lebih
modern, lebih efisien, lebih ramah lingkungan...heran... udah banyak utang
nyekolahin ... eh pulang-pulang cuma jadi ahli seminar dan talk show.
salam
>Gula Mentah Berbahaya, Beredar di Pasaran
>
>Jakarta, Kompas Selasa, 23 November 1999, 19:27 WIB
>
>Gula setengah jadi atau gula mentah (raw sugar) yang masih
>mengandung belerang dan kotoran tinggi, kini beredar di pasaran.
>Selain membayakan kesehatan masyarakat, beredarnya gula impor
>ini telah menghancurkan pasar gula hasil industri dalam negeri,
>karena harga gula mentah ini lebih murah Rp 300-400 per kg
>dibanding harga gula lokal.
>
>Hal itu dilaporkan puluhan petani yang tergabung dalam berbagai
>asosiasi gula di Jatim dan Jateng kepada Menhutbun Nur Mahmudi
>Isma'il dan Dirjen Perkebunan Agus Pakpahan, di Jakarta, Senin
>(22/11). Rombongan petani ini dipimpin oleh Sumitro Samadikun
>(Kediri), Abdul Wahid (Kudus), Tohirin (Pekalongan), M Sopan
>(Jombang) dan Ketua Asosiasi Petani Tebu Mojokerto (Jatim)
>Isbandi.
>
>Menurut mereka, gula mentah asal impor itu sengaja dijual
>langsung kepada konsumen untuk meraup keuntungan
>sebesar-besarnya, dengan harga rata-rata Rp 2.150 per kg. Padahal
>harga raw sugar impor ini di pelabuhan hanya Rp 1.100 per kg.
>Sementara harga gula gula petani yang diproduksi pabrik-pabrik gula
>Rp 2.500 per kg. ..etc...etc...
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
>Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
>dan di http://www.egroups.com/list/envorum
>
>
Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Muaz Junaidi
<[EMAIL PROTECTED]>
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
dan di http://www.egroups.com/list/envorum