Date: Thu, 25 Nov 1999 18:17:12 +0700
From: Kresnayana Yahya <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [envorum] gula mentah berbahaya?
Ada masalah struktural dalam industri gula.
Integrasi pembibitan, penyiapan lahan, sampai pada
penyediaan pupuk secara rasional dan matarantai
hasil gula itu ternyata jauh lebih panjang dari
kewenangan formal PTPN yang mengelolanya. Kontrak
dengan petani hanya sebatas gula dan tetes,
rendemen jadi rendah karena berbagai faktor
seperti mutu bibit, penyiapan lahan, pemupukan
sampai pada proses pasca panene, Karena petani
tidak ikut menikmati nilai tambah pada sequence
beradded value tinggi seperti dari tetes ke mono
sodium ( bumbu masak ) sampai jadi pupuk organik ,
kertas dan lainnya, maka terjadilah ketimpangan
dan harga external yang harus ditanggung petani
tebu. Jadi pemecahannya sangat struktural .
Industri gula harus menyatu dalam suatu integrated
plan dari tanam, proses dan semua matarantainya,
kalau perlu manajemen air dan limbahnya
Nah, ini harus ada kajian mendalam. 10 tahun lagi
pabrik gula harus ada di Luar Jawa dengan scala
dan pentahapan proses yang terintegrasi.
Rupanya masih perlu transisi agar puluhan ribu
orang masih bisa makan dari pertanian tebu.
kresna
---------------------------------------------------------------------
Mulai langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Stop langganan: kirim e-mail ke [EMAIL PROTECTED]
Archive ada di http://www.mail-archive.com/[email protected]
dan di http://www.egroups.com/list/envorum