Mase,
   
  Saya tak tahu datanya pada tingkat nasional, tapi kalo di UI waktu itu pernah 
dimuat di FPK ini. Di UI jumlah guru besar terbanyak adalah fakultas 
kedokteran, yang mencapai lebih dari 80 orang. Sebagai bandingan, di fakultas 
ilmu budaya jumlahnya sekitar 15-an. Di kedokteran, orang bisa jadi profesor 
tanpa pendidikan formal S3, melainkan dari hasil kerja klinis saja yang 
dituangkan dalam terbitan jurnal. Di fakultas lain, disyaratkan harus doktor 
dulu baru bisa jadi guru besar.
   
  Mengenai solusi bagi semburan lumpur Lapindo, bukankah sudah ada banjir 
usulan, baik yang akademis maupun yang mistik? Jadi, tanpa harus kumpul-kumpul, 
para profesor itu (dan juga para dukun) sudah menyumbangkan gagasan. 
   
  Masalahnya, pemerintah sebagai yang empunya kuasa mau dengar dan mau pakai 
usulan itu, enggak? Jadi, pada tahap ini teriakan sebaiknya ditujukan kepada 
para penguasa itu.
   
  Mengenai Pak Harto dan para guru besar, he he he, akhirnya memang "hukum 
ekonomi" yang menang. Siapa yang punya duit, dia yang jadi boss. Tutut waktu 
masih jaya juga punya banyak guru besar yang jadi konsultan alias anak buahnya 
kok. Mereka itu sowan bukan buat minta petunjuk, tapi minta duit dan jabatan. 
Kaya nggak ngerti aja ah, Mase. Udah mulai kena serangan linglung, ya?
   
  manneke

Suhaimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  He he he ....Insya Allah kan ada Ki Joko Bodo sohibnya yang akan ngingatin 
kalo saya makin gendheng.

Btw, kita punya data statistik tentang berapa sih..maha guru yang kita miliki ? 
trus tingkat penyebaran keilmuannya seperti apa ? misale yang ahli geologi 
berap orang ? yang ahli pertanian berapa orang ? trus yang ahli ekonomi berapa 
orang ? yang ahli pendidikan berapa orang ? dst...

Kalo ada list up nya kaya gitu...kan bisa ga seh...Pak'e ? misale mereka bikin 
metode penghentian lumpur lapindo, atawa bisa bikin riset cari bibit unggul 
padi yang paling unggul biar ga import beras ke Vietnam lagi, bikin riset 
gimana caranya agar duren lokal kita bisa bersaing dengan duren bangkok dst...

Pak'e...saya pernah dengar cerita dari kakak saya (tau benar tau ga sih....)
Katanya dulu diawal-awal (ya paling ga dasawarsa pertamanya) Pak.Harto 
memerintah, beliau rajin sekali sowan kepada para maha guru untuk minta 
petunjuk mereka gimana caranya membangkitkan kembali ekonomi Indonesia yang 
morat-marit pasca G-30-S... pake PKI ga ya ? :)) 
Meskipun pada dasawarsa berikutnya justru para maha guru itu lah yang terbaling 
sowan ke Pak.Harto untuk minta petunjuk.

Matur nuwun lage Pak'e,
Suhaimi

Kirim email ke