saya rasa sulit untuk mengharapkan fenomena sinetron dapat pudar dengan 
sendirinya, karena umur sinetron saat ini sudah tergolong kategori dewasa, 
kalau tidak salah sinetron hadir hampir bersamaan dengan menjamurnya TV swasta 
serta Production House, apalagi sinetron yang beredar minim dengan kualitas 
hanya mementingkan kuantitas namun menjual mimpi yang memang diimpikan oleh 
sebagian besar masyarakat kita yang memang hidup dalam situasi yang serba 
kekurangan terlebih lagi dengan tingkat pendidikan sebagian besar masyarakat 
kita yang masih rendah..

kalau orang2 yang berpendidikan tinggi sih tentunya kebanyakan malas menonton 
tayangan yang ceritanya sebagian besar tidak masuk akal tersebut..

Saya sendiri lebih memilih menonton film2 dari USA, serta Asia Timur..
Namun sayangnya jam tayang film2 tersebut semakin berkurang bahkan waktunya 
terus dipindah hingga larut malam..

Kind Regards,

Jc
  ----- Original Message ----- 
  From: metty_zubz 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, March 14, 2007 9:43 AM
  Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Keresahanku menonton sinetron Hidayah di 
RCTI


  Dear,

  Tampaknya sinetron seperti itu akan tetap di produksi selama masih
  banyaknya minat masyarakat terhadap acara - acara tersebut, tapi
  percayalah, seiring berjalannya waktu akan padam sendiri, dahulu saat
  hampir tiap malam kita disuguhi oleh acara yang berbau mistik,
  sekarang akhirnya berkurang juga, walaupun masih ada stasiun TV yang
  membuat program baru atas acara tersebut.

  Inikah mental kita? mau saja menerima apa yang di anggap hiburan,
  seperti sinetron-sinetron yang ada, Terutama "Intan" saya sampai
  pusing kalo ga sengaja melihat sinetron tersebut, karena ruang kerja
  saya dirumah menyatu dengan ruang keluarga, jadi mau tidak mau harus
  gabung dengan keluarga yang sedang melihat acara TV. hampir tiap 10
  menit sekali pasti ada saja adegan tangis menangis, sampai pusing
  kepala saya. Terlebih pembantu saya yang maaf "agak kurang dengar"
  pasti harus mengencangkan Volume, selain itu saya rasa sudah saatnya
  produksi perfilman maupun sinetron kita membuat sesuatu yang bermutu. 

  Tapi sekali lagi kita hanya bisa nge gerutu, karena yang disana pasti
  cuma menjawab "Gitu aja Kok Repot"

  Wassalam

Kirim email ke