Mbak Mariska,
Aduuuuh! Jangan sampai dong pom bensin menggantikan Megaria! Kalau PDIP
mendukung Kebudayaan Indonesia dan pendidikan akan budaya-budaya bangsa dan
International untuk menarik anak-anak muda lebih mencintai kebudayaan kita
sendiri dan juga belajar tentang keindahan kebudayaan International, pasti
banyak pendukung PDIP dimasa mendatang.
Ampun deh kalau pom bensin akan berdiri disana!
Salam,
Yuli
mariska <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mbak Yuli,
Gimana kalo ternyata disulapnya jadi pom bensin..?
Karena dengar2 Taufiq Kiemas sudah melakukan penawaran sejak tahun
lalu, untuk mendirikan pom bensin..
Salam,
kaka.
--- In [email protected], Yuliati Soebeno
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mudah-mudahan Bioskop Megaria ini akan disulap menjadi "Theatre"
yang indah dan terbagus di Asia. Jadi bisa dipakai untuk pertunjukan-
pertunjukan budaya dari segala penjuru dunia di Jakarta. Bukankah itu
akan lebih menarik banyak para turis untuk pada berdatangan ke
Jakarta? Karena saya juga suka ke theatre jika sedang di manca negara
yang bisa memberikan pertunjukan drama-drama yang bagus
seperti:"Phantom of the Opera", dsb. Musical show seperti:"Bubbling
Brown Sugar".
> Juga pertunjukan kebudayaan Indonesia dari seluruh profinsi
ditanah air. Dan opera-opera Indonesia yang juga sudah mulai menarik
banyak peminat di Jakarta ini. Serta konser-konser dengan conductor
yang terkenal seperti Zubin Mechta (I hope it is the correct spelling-
CMIIW). Sir Simon Rattle, dsb
>
> Juga tempat ini akan menjadi "land mark" yang indah dan terkenal.
> Tooolooong.....jangan dipakai untuk mal. Sungguh tidak
ada "taste" sama sekali, jika tempat ini akan dijadikan mal!
>
> Salam,
> Yuli
---------------------------------
We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
[Non-text portions of this message have been removed]